BNNP Sumut Gagalkan Penyelundupan 200 Kilogram Ganja dari Gayo Lues ke Medan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 22:30 WIB

501,399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Baranews – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 200 kilogram yang dikirim dari Gayo, Aceh, menuju Medan. Dalam operasi yang digelar pada Rabu (20/8/2025), petugas mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti yang disita dari sebuah mobil.

Penindakan ini berawal dari informasi mengenai adanya pengiriman ganja dalam jumlah besar melalui jalur darat. Tim intelijen BNNP Sumut kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan mobil Toyota Inova hitam bernomor polisi BK 1108 ABI yang dicurigai membawa narkotika tersebut. Pada pukul 11.45 WIB, kendaraan itu dihentikan dan dilakukan penggeledahan. Dari dalam mobil ditemukan delapan karung plastik putih berisi ganja kering dengan berat total sekitar 200 kilogram.

Dua orang yang ditangkap adalah Is (44), seorang pensiunan asal Desa Gele, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, serta Ar (26), seorang mahasiswa dari desa yang sama. Selain narkotika, petugas juga menyita barang bukti non-narkotika berupa satu unit mobil dan dua telepon genggam milik tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan resmi BNNP Sumut, ganja tersebut direncanakan untuk diedarkan di Medan. Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti sudah diamankan. Petugas juga melakukan kontrol pengiriman guna menelusuri jaringan distribusi lebih luas. BNNP Sumut menegaskan, wilayah Sumatera Utara kerap dijadikan pintu masuk sekaligus tujuan peredaran narkoba lintas daerah, sehingga pengawasan jalur distribusi terus diperketat.

Pengungkapan ini menambah panjang daftar kasus narkoba di Indonesia. Berdasarkan data BNN, pada tahun 2023 tercatat prevalensi penyalahgunaan narkotika sebesar 1,73 persen atau setara 3,33 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 312 ribu merupakan remaja berusia 15 hingga 25 tahun. Kepala BNN Komjen Pol Marthinus Hukom menyebut faktor lingkungan sosial, ajakan teman, serta rasa ingin tahu sebagai penyebab utama anak muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini. Melalui program pembangunan nasional Astacita, pencegahan dan pemberantasan narkoba ditetapkan sebagai salah satu fokus utama. Presiden dan Wakil Presiden RI mendorong berbagai upaya, termasuk melibatkan mahasiswa dan generasi muda sebagai agen perubahan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Penangkapan 200 kilogram ganja di Sumatera Utara menunjukkan betapa besar tantangan perang melawan narkotika di Indonesia. Jaringan peredaran terus mencari celah, sementara aparat dituntut selalu sigap menutup jalur masuk. Kasus ini juga menyoroti kenyataan bahwa siapa pun dapat terlibat dalam lingkaran distribusi narkoba, mulai dari pensiunan hingga mahasiswa. Karena itu, persoalan narkoba tidak bisa hanya dipandang dari sisi hukum, tetapi juga sebagai masalah sosial, ekonomi, dan budaya yang harus ditangani secara menyeluruh. (RED)

Berita Terkait

5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Asap dan Limbah PT Hopson Aceh Industri Dinilai Ancam Lingkungan dan Kehidupan Warga Pinang Rugup
YLBH AKA Nagan Raya Minta Penegak Hukum Proses Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan
Wakil Gubernur Babel Hellyana Divonis Empat Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan Tagihan Hotel
BKPSDM Gayo Lues Klarifikasi Surat yang Beredar Palsu, Abdul Wahab: Ada Oknum Sengaja Membuat Kisruh
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Polres Bener Meriah Sita 50,5 Gram Sabu Dari Seorang Petani Asal Aceh Tengah

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru