BNN Gandeng Komunitas Ojek Online untuk Perangi Peredaran Narkoba Lewat Layanan Transportasi Digital

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 22:42 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA Pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi saat ini berdampak ganda: di satu sisi mempermudah kehidupan masyarakat, namun di sisi lain membuka celah baru bagi jaringan peredaran gelap narkotika. Salah satu modus yang kini marak dilakukan para bandar dan kurir narkoba adalah memanfaatkan layanan transportasi digital seperti ojek online (ojol) untuk mendistribusikan barang haram tersebut.

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, mengungkapkan hal ini dalam audiensi bersama Komunitas Ojek Online yang digelar di Ruang Rapat Sudirman, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, baru-baru ini.

“Modus penyelundupan narkotika kini kian canggih. Pemanfaatan platform transportasi online menjadi salah satu cara mereka untuk menyamarkan aktivitas ilegal dan menghindari deteksi dari aparat penegak hukum,” ujar Suyudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, jika fenomena ini tidak segera diantisipasi, maka dikhawatirkan akan menjadi penghambat terhadap program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan, yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap pencapaian visi Generasi Emas Indonesia 2045.

Suyudi juga menyoroti kehadiran zat-zat narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang saat ini mulai menyusup ke dalam bentuk-bentuk produk konsumsi populer, seperti liquid vape yang digunakan dalam rokok elektrik.

Dalam konteks inilah, kata Suyudi, keterlibatan Komunitas Ojek Online sebagai salah satu komunitas dengan interaksi sosial tertinggi di tengah masyarakat, menjadi sangat krusial dalam menekan laju peredaran narkoba di ruang-ruang publik.

“Komunitas ojol tidak hanya sekadar pelaku transportasi, tetapi juga agen perubahan sosial. Dalam kesehariannya, para pengemudi ojol bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat, termasuk dalam hal pengantaran barang. Peran aktif mereka dalam kampanye antinarkoba akan sangat memberikan dampak luas, baik dalam pencegahan maupun pelaporan aktivitas mencurigakan,” kata Suyudi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Igun Wicaksono, menyampaikan komitmen pihaknya untuk turut terlibat dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membentuk wadah baru bernama Serikat Pengemudi Online, yang menghimpun tidak hanya pengemudi ojek online, namun juga pengemudi taksi daring dan kurir logistik digital.

“Dengan terbentuknya Serikat ini, kami bertekad menjadi garda terdepan dalam menyampaikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Kami menyadari bahwa kami berada di garis paling depan interaksi publik, dan hal itu bisa menjadi kekuatan untuk membantu pemerintah,” ujar Igun.

Lebih lanjut, Igun menyampaikan bahwa per Januari 2025, terdapat sekitar 7 juta pengemudi online dari berbagai platform aplikasi di seluruh Indonesia. Ini menurutnya merupakan potensi besar dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kami hadir di sini karena memang membutuhkan arahan dan pembelajaran dari BNN. Bahwa profesi kami yang rentan dimanfaatkan dalam peredaran narkoba, harus dibentengi dengan edukasi dan sinergi yang kuat,” tambahnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal dari rencana kolaboratif yang lebih luas antara BNN dan komunitas pengemudi daring di Indonesia. Diharapkan, sinergi ini ke depan akan melahirkan berbagai program pelatihan, peningkatan kapasitas, serta skema pelaporan dini terhadap aktivitas peredaran narkoba yang melibatkan jasa transportasi daring.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, BNN menargetkan pendekatan bottom-up dalam pemberantasan narkoba, dengan menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga lingkungan dari ancaman zat adiktif berbahaya.

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru