Adakan Rapat Kerja, FPKR Bahas Berbagai Isu Sosial di Kluet Raya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025 - 14:19 WIB

50382 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Selatan – Forum Peduli Kluet Raya (FPKR) melaksanakan Rapat Kerja (RAKER) yang berlangsung di aula gedung pertemuan Kecamatan Kluet Utara, Minggu (11/5/2025).

Puluhan pengurus yang hadir sepakat bahwa dalam Raker tersebut membahas masalah berbagai isu sosial hingga kebijakan pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam sambutannya, ketua panitia pelaksana, Syarbaini mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pengurus yang telah ambil peran dalam Raker FPKR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rapat kerja ini untuk membahas isu sosial dan kebijakan pemerintah di Kluet Raya, dan Aceh Selatan. Tujuannya mengidentifikasi setiap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FPKR, Tabrani Atim menyebutkan bahwa Rapat Kerja ini merupakan amanah dari AD ART organisasi. Berbagai isu yang dibahas, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, kesejahteraan sosial dan sebagainya.

“Tujuan rapat ini adalah untuk mengidentifikasi masalah-masalah sosial yang paling mendesak, menentukan prioritas tindakan yang perlu diambil serta membangun konsensus dan kerjasama antar pihak,” ucap Tabrani.

Tabrani berharap melalui Raker FPKR ini dapat menghasilkan banyak hal positif serta dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan FPKR sebagai Ormas dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Senada dengan itu, Dewan Pendiri FPKR, Misbah SAg menjelaskan bahwa penting bagi sebuah organisasi untuk melaksanakan Rapat Kerja. Selain membahas isu isu sosial dan kebijakan, banyak persoalan yang terjadi di tengah tengah masyarakat. Sehingga, FPKR harus ambil peran untuk menyeimbangi hal tersebut.

“Sebagai mitra pemerintah, FPKR berkewajiban untuk membantu dan mengawasi setiap kebijakan yang ada. Tujuannya untuk memastikan keberpihakan pemerintah terhadap kebijakan yang dilahirkan itu agar mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kluet Utara, Mukhlis Anwar SPi dalam kesempatannya menjelaskan bahwa keberadaan FPKR merupakan kekuatan yang sangat penting dalam membantu roda pembangunan, baik di tingkat lokal maupun inter lokal nantinya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi FPKR selama ini.

“Saya berharap kedepan FPKR akan lebih maju dengan mengembangkan partisipasi bersama pemerintah daerah dan turut membantu dalam berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan keagamaan,” harap Mukhlis Anwar.

Dikatakannya, keberadaan FPKR selama ini telah memberikan warna tersendiri dalam memperkaya kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak FPKR untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi positif dalam menyukseskan program-program pemerintah, khususnya di wilayah Kluet Raya.

“Kita memiliki berbagai program yang membutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk FPKR yang merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan,” tutupnya. []

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Berita Terbaru