HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Mulyadi, Warga Aceh Tenggara yang Hanyut di Sungai Alas, Ditemukan Meninggal Dunia di Subulussalam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:50 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Senin 26 Oktober 2026 — Setelah tiga hari pencarian, Mulyadi (45), warga Desa Lawe Serakut, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, yang dikabarkan hanyut di aliran Sungai Alas, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Mulyadi sebelumnya dilaporkan terseret arus sungai pada Jumat malam, 23 Oktober 2026, sekitar pukul 19.55 WIB. Kejadian tersebut sempat menggemparkan warga setempat dan menggerakkan tim gabungan untuk melakukan pencarian intensif sejak malam itu.

Jenazah Mulyadi ditemukan pada Minggu siang, 25 Oktober 2026, sekitar pukul 14.07 WIB di aliran Sungai Gelombang, yang merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Alas-Singkil, tepatnya di wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga Sultan Daulat yang sedang beraktivitas di sekitar sungai. Melihat sesosok tubuh terapung di permukaan air, warga segera melaporkan temuan itu kepada aparat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR dan aparat gabungan yang telah melakukan penyisiran sepanjang sungai sejak hari pertama, langsung meluncur ke lokasi penemuan setelah mendapat laporan masyarakat. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Lawe Serakut, Kecamatan Leuser, untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Isak tangis keluarga dan kerabat pun mewarnai prosesi penyambutan jenazah, yang sebelumnya sangat berharap korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Proses pencarian Mulyadi melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat setempat, relawan, aparat desa, hingga tim SAR. Mereka menyusuri aliran sungai dengan perahu karet dan menelusuri jalur-jalur rawan, mengingat arus sungai yang deras serta cuaca yang sempat tidak bersahabat selama proses pencarian. Beberapa titik aliran sungai diberi perhatian khusus berdasarkan dugaan rute hanyut korban.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti korban bisa terbawa arus. Namun sejumlah saksi menuturkan, Mulyadi diduga terpeleset saat berada di tepi sungai pada malam hari. Cuaca saat itu juga dilaporkan sedang hujan lebat, sehingga debit air sungai lebih tinggi dari biasanya.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat di sepanjang DAS Alas-Singkil untuk lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim penghujan yang kerap menyebabkan air sungai meluap dan arus menjadi lebih deras. Kepala desa dan aparat setempat juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat di sekitar wilayah sungai.

Jenazah Mulyadi kini telah disemayamkan di rumah duka dan akan dimakamkan sesuai prosesi adat setempat. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Desa Lawe Serakut, sementara proses pemeriksaan lebih lanjut pasca penemuan korban masih terus dilakukan oleh aparat terkait. (Kasirin)

Berita Terkait

Kalapas Kutacane Akui Bawa Ambulans Saat Jemput Buron yang Tewas Sehari Kemudian, Publik: Ada Apa?
Relawan Prabowo Malu Ditanya Warga, Pemerintah Pusat Didesak Bongkar Jembatan Kuning I Aceh Tenggara
Rp 3 Juta untuk Bangkit Lagi, 400 Ribu UMKM Korban Banjir Aceh-Sumut-Sumbar Dapat Banpres Rehabilitasi
Negara Hadir Saat Rapat, Warga Tenggelam Saat Banjir: Potret Ironi Jembatan Kuning Aceh Tenggara
Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan
Pengelolaan DD Kutembaru Agara Diduga Berselemak Masalah. Korek Minta Jaksa Periksa Pengulu
​FKD Masyarakat Petani Aceh Tenggara: Komid jaga Kelestarian TNGL,” ” Minta Kebun Petani Kecil Jangan Ditumbang” Jangan Dalih Konservasi Memiskinkan Masyarakat Kawasan”
Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:43 WIB

Kapolri dan Menteri Komunikasi dan Digital Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:38 WIB

Desak Tindakan Tegas Terhadap Penyelundupan Narkotika, Legislator Singgung Aset Kapal Asing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:34 WIB

Bahlil Lahadalia Tegaskan Kedaulatan Energi Terkait Rencana Pembangunan PLTN Dekat Singapura

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Pemerintah Kaji Penyempurnaan UU Tipikor untuk Kepastian Hukum dan Iklim Investasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:42 WIB

Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program B50 Tidak Berkaitan dengan Kebakaran Hutan

Berita Terbaru