HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Bahlil Lahadalia Tegaskan Kedaulatan Energi Terkait Rencana Pembangunan PLTN Dekat Singapura

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:34 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia memegang kendali penuh atas kebijakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di wilayah tanah air. Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta, Rabu 28 Oktober 2026, sebagai respons atas dinamika wacana penempatan lokasi fasilitas energi nuklir yang berdekatan dengan wilayah Singapura.

Dalam keterangannya, Bahlil menekankan bahwa pemilihan lokasi PLTN, termasuk yang diwacanakan di Kepulauan Riau, harus melalui kajian teknis dan kelayakan atau feasibility study yang mendalam. Menurutnya, pemerintah tidak akan membiarkan pihak asing mengatur kedaulatan wilayah Indonesia dalam menentukan kebijakan strategis energi nasional. Selama kriteria teknis terpenuhi dan kajian menunjukkan hasil yang layak, Indonesia memiliki otoritas penuh untuk menempatkan infrastruktur tersebut di wilayah kedaulatannya tanpa perlu terpengaruh oleh intervensi negara tetangga.

Selain pembahasan mengenai potensi nuklir, Bahlil juga memberikan klarifikasi terkait kebijakan pemangkasan ekspor gas sebesar 31 BBTU ke Singapura. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai upaya prioritas untuk memenuhi kebutuhan domestik, terutama pasokan bagi PT PLN dan sektor industri hilirisasi di dalam negeri. Bahlil menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak melanggar kontrak kerja sama yang ada, karena volume pemangkasan masih berada dalam batas yang diizinkan dan dilakukan akibat adanya penurunan produksi di sumur-sumur gas nasional yang tengah dalam proses pemeliharaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah memastikan bahwa langkah prioritas ini diambil untuk menjamin kestabilan energi bagi industri nasional yang menjadi motor penggerak ekonomi. Bahlil pun memastikan bahwa Indonesia akan tetap bersikap profesional dalam menjalankan kontrak internasional, namun tetap mengutamakan kepentingan nasional sebagai landasan utama kebijakan energi yang dinamis. (*)

Berita Terkait

Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana
Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU
Perkuat Keamanan Ruang Digital, Polri dan Kemkomdigi Tingkatkan Sinergi Penanganan Kejahatan Siber
Kapolri dan Menteri Komunikasi dan Digital Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan Digital
Desak Tindakan Tegas Terhadap Penyelundupan Narkotika, Legislator Singgung Aset Kapal Asing
Pemerintah Kaji Penyempurnaan UU Tipikor untuk Kepastian Hukum dan Iklim Investasi
Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan
Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program B50 Tidak Berkaitan dengan Kebakaran Hutan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:47 WIB

Perkuat Keamanan Ruang Digital, Polri dan Kemkomdigi Tingkatkan Sinergi Penanganan Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:38 WIB

Desak Tindakan Tegas Terhadap Penyelundupan Narkotika, Legislator Singgung Aset Kapal Asing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:34 WIB

Bahlil Lahadalia Tegaskan Kedaulatan Energi Terkait Rencana Pembangunan PLTN Dekat Singapura

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Pemerintah Kaji Penyempurnaan UU Tipikor untuk Kepastian Hukum dan Iklim Investasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:42 WIB

Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Program B50 Tidak Berkaitan dengan Kebakaran Hutan

Berita Terbaru