slot preparation.lsrs.lu

Dirjenpas Mashudi Janji Bongkar Paksa Fasilitas Mewah Cibinong, Klaim Tidak Ada Perlakuan Istimewa Terbantahkan Fakta

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 01:16 WIB

50173 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akhirnya angkat bicara setelah skandal hunian mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong menjadi bola liar dan memicu kemarahan publik serta DPR. Dirjenpas Mashudi menegaskan akan melakukan pembongkaran tegas terhadap seluruh fasilitas yang tidak sesuai standar pemasyarakatan.

Berdasarkan pantauan, pernyataan itu disampaikan Mashudi dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan usai melakukan inspeksi langsung ke Lapas Cibinong bersama Komisi XIII DPR RI. Ia berjanji tidak akan ada toleransi terhadap bangunan, perabot, maupun klaster hunian yang dibangun di luar ketentuan. Seluruh fasilitas yang tidak memiliki izin dan tidak tercatat sebagai barang milik negara akan dibongkar tanpa pandang bulu.

Mashudi juga membantah adanya perlakuan istimewa bagi narapidana tertentu. Ia mengklaim semua warga binaan diperlakukan sama sesuai aturan, dan temuan sofa, pendingin ruangan, serta kamar berfasilitas hotel bukanlah fasilitas yang disengaja untuk memanjakan narapidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantahan tersebut justru mengundang kritik keras, karena dalam Rapat Dengar Pendapat yang digelar pada Senin, 28 September 2026, mantan Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto telah mengakui secara terbuka bahwa dirinyalah yang memerintahkan pemindahan barang-barang mewah tersebut dua hari setelah sidak Ombudsman RI, tepat sebelum Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan datang. Pengakuan itu menelanjangi upaya sistematis menghilangkan barang bukti dan membuktikan bahwa fasilitas mewah itu memang ada dan diketahui pimpinan.

Janji bongkar paksa yang baru dilontarkan setelah kasus viral dinilai terlambat dan defensif. Publik mempertanyakan mengapa pengawasan internal Ditjenpas baru bergerak setelah Ombudsman dan DPR turun tangan, padahal Wisnu telah menjabat hampir tiga tahun di Cibinong. Jika tidak ada inspeksi mendadak, praktik hunian mewah itu diduga akan terus berjalan sebagai bisnis gelap di balik jeruji. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB