slot preparation.lsrs.lu

Infrastruktur Vital Lumpuh, Warga Aceh Tenggara Desak Penanganan Banjir Permanen

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 20:38 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Kondisi memprihatinkan kembali terjadi di ruas Jalan Nasional yang melintasi Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara. Akses transportasi utama yang menghubungkan wilayah tersebut menuju Medan, Sumatera Utara, hingga kini masih terputus akibat genangan banjir yang merendam badan jalan. Bencana luapan air ini diketahui telah merendam kawasan tersebut sejak Senin, 21 September 2026, dan hingga Selasa, 22 September 2026, kondisi air belum juga surut sepenuhnya.

Genangan air yang menutup badan jalan tidak hanya memicu kemacetan panjang, tetapi juga membahayakan para pengendara karena banyaknya material bebatuan yang terbawa arus dan tersembunyi di bawah genangan. Masyarakat setempat mengungkapkan bahwa banjir di titik tersebut merupakan persoalan musiman yang terus berulang tanpa adanya solusi fundamental dari pemerintah. Pengendara dan warga menilai bahwa keberadaan jembatan yang terlalu rendah menjadi biang keladi utama, karena struktur tersebut tidak mampu menampung volume air saat debit Sungai Air Tuban meningkat secara drastis.

Ketidakmampuan kapasitas jembatan dalam menahan aliran sungai menyebabkan air dengan mudah meluap ke badan jalan nasional hingga merambah ke pemukiman penduduk di sekitarnya. Kondisi infrastruktur yang dinilai tidak memadai ini memicu desakan dari masyarakat agar pemerintah segera melakukan langkah konkret. Opsi pembangunan jembatan darurat dengan rangka baja atau jembatan Bailey dianggap sebagai langkah mendesak untuk menjaga mobilitas warga. Selain perbaikan jembatan, warga juga menuntut pembenahan mendalam pada kondisi Sungai Air Tuban, khususnya di titik-titik rawan jebol yang sering menjadi sumber petaka bagi masyarakat sekitar saat musim penghujan tiba. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat
Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I
Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru