Sentimen Publik Menurun, Wakil Presiden Dinilai Jadi Beban Politik Pemerintah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 00:47 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 3 September 2026 – Tren kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dilaporkan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan analisis data dari berbagai lembaga survei nasional, angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden yang sebelumnya sempat berada di kisaran 60 hingga 70 persen, kini menunjukkan angka yang jauh lebih rendah, bahkan menyentuh kisaran 37 persen menurut survei terbaru.

Penurunan elektabilitas ini dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari kebijakan program unggulan pemerintah yang dianggap belum efektif, hingga performa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dianggap masyarakat sebagai beban politik bagi Presiden Prabowo. Kritik publik yang muncul tidak hanya menyoroti kapasitas personal wakil presiden dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan, tetapi juga kembali mengungkit proses kontroversial penetapan cawapres yang melibatkan perubahan aturan di Mahkamah Konstitusi pada masa lalu. Masyarakat kini dinilai lebih kritis dalam mengevaluasi sosok wakil presiden yang dianggap tidak memiliki kecakapan yang cukup untuk berada di panggung utama pemerintahan.

Situasi ini menciptakan beban ganda bagi pemerintahan Prabowo. Di saat publik menuntut adanya perombakan kabinet atau reshuffle untuk memperbaiki kinerja pemerintahan, ketidakhadiran sosok wakil presiden yang mampu memberikan legitimasi dan dukungan elektoral justru memperburuk citra pemerintah. Analisis ini mengemuka seiring dengan keresahan publik yang mengaitkan setiap kegagalan atau ketidakmampuan pemerintah dengan sosok wakil presiden. Koalisi pendukung pemerintah kini ditantang untuk merumuskan langkah strategis guna menyelamatkan legitimasi pemerintahan hingga masa jabatan berakhir pada 2029 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ini dilansir dari kanal YouTube SEWORD TV, yang menyoroti perlunya evaluasi mendalam atas posisi wakil presiden sebagai kunci untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. (*)

Berita Terkait

Mahfud MD Soroti Paradoks Capaian Kemerdekaan Indonesia di Usia 81 Tahun
Mahfud MD Soroti Urgensi UU Perampasan Aset dan Dinamika Politik Nasional
Pernyataan Ketum Projo soal Potensi Pemilu Dipercepat Tuai Sorotan Publik
Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh
Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil
Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi
Golkar Aceh Optimis Nambah Kursi di Dapil 10 Aceh
Era Baru PDI Perjuangan Aceh: Jamaluddin Idham Pimpin Rapim, Targetkan Lonjakan Kursi Legislatif Lewat Strategi Digital

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 02:33 WIB

Bupati Gayo Lues dan Wagub Aceh Desak Kementerian PU Percepat Pembangunan Jalan dan Jembatan Permanen

Kamis, 3 September 2026 - 02:29 WIB

Jaringan Telkomsel di Pining Gayo Lues Hilang Dua Hari, Sejumlah Perangkat Dilaporkan Rusak dan Dicuri

Kamis, 3 September 2026 - 02:24 WIB

Bupati Gayo Lues Dukung Pemulihan NTT, Bagikan Pengalaman Hadapi Bencana

Kamis, 3 September 2026 - 02:20 WIB

Bupati Gayo Lues Apresiasi Pasar Murah HUT Kejaksaan yang Ringankan Beban Warga

Kamis, 3 September 2026 - 02:15 WIB

Pemkab Gayo Lues Peringati Hardikda, Tegaskan Pentingnya Pendidikan Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 02:07 WIB

Pemkab Gayo Lues Tata Pusat Kota Blangkejeren, PKL Akan Ditertibkan

Rabu, 2 September 2026 - 18:40 WIB

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:50 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Berita Terbaru