GAYO LUES | Masyarakat Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menghadapi gangguan serius akibat hilangnya jaringan Telkomsel selama dua hari berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan warga kesulitan berkomunikasi dan mengakses internet, sehingga banyak aktivitas mereka terganggu.
Gangguan pertama kali disampaikan warga melalui akun resmi media sosial Humas Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Aduan yang datang dari sejumlah pengguna, seperti Hermansyah dan Dedi Algojo, meminta agar pemerintah setempat segera menindaklanjuti persoalan tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak Telkomsel.

Menanggapi laporan itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Gayo Lues langsung menghubungi pihak PT Telkomsel untuk memastikan penyebab hilangnya jaringan. Dari hasil pengecekan, diketahui sumber gangguan berasal dari insiden pencurian dan perusakan perangkat jaringan pada salah satu site utama yang melayani wilayah Pining.
Teknisi Telkomsel, Said Suryadi, mengonfirmasi bahwa site KRB144 Bukit Tinggi mengalami kehilangan perangkat jaringan utama sehingga site-site lain di wilayah Pining juga ikut terdampak. Total, ada empat site yang mengalami gangguan, di antaranya Rep Pining, Koramil Pining, Pining, dan Puncak Genting. Perangkat jaringan dan kabel-kabel utama dilaporkan hilang serta rusak berat, bahkan beberapa kabel ditemukan dalam kondisi terpotong.
Akibat kejadian ini, layanan komunikasi di Pining lumpuh. Telkomsel saat ini tengah mengupayakan perbaikan dan pemulihan jaringan, namun belum ada kepastian kapan layanan akan kembali normal. Kerusakan yang terjadi disebut cukup berat sehingga proses pemulihan membutuhkan waktu serta upaya signifikan.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Kominfo memastikan akan terus berkoordinasi dengan Telkomsel agar perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin. Warga Pining diharapkan dapat bersabar selama proses pemulihan berlangsung dan tetap waspada terhadap potensi gangguan serupa ke depannya. (Abdiansyah)







































