slot preparation.lsrs.lu

Polemik Keterlibatan Ormas dalam Kericuhan Aksi Demonstrasi: Puan Maharani Desak Pengusutan Hukum

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 18:06 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara tegas meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden kericuhan yang terjadi pasca-aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta, pada 27 Agustus lalu. Sorotan publik yang tajam terhadap kehadiran organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya dan tokoh Hercules di tengah massa menuntut adanya kejelasan hukum agar tidak terjadi spekulasi atau fitnah yang berkembang luas di masyarakat.

Puan menekankan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional yang dilindungi, namun harus dilaksanakan dengan tertib dan mematuhi aturan main. Ia menegaskan bahwa segala bentuk tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, maupun intimidasi tidak dapat dibenarkan dalam ruang demokrasi. Oleh karena itu, ia mendesak pihak kepolisian bekerja berdasarkan bukti-bukti kuat untuk menuntaskan perkara ini secara objektif dan transparan.

Menanggapi sorotan tersebut, pihak GRIB Jaya memberikan klarifikasi melalui perwakilannya. Mereka membantah keterlibatan sebagai pemicu kerusuhan dan menegaskan bahwa kehadiran anggotanya di lokasi merupakan bagian dari peran pengamanan swakarsa. Pihak ormas mengeklaim aksi turun tangan tersebut dilakukan untuk membantu pihak keamanan membubarkan massa yang dianggap melampaui batas waktu demonstrasi resmi dan melakukan tindakan anarkis yang meresahkan warga hingga tengah malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait narasi di media sosial mengenai adanya korban jiwa akibat kekerasan, pihak GRIB Jaya menepis tuduhan tersebut. Mereka berargumen bahwa insiden kekerasan di lapangan tidak dilakukan oleh kelompoknya, melainkan terjadi di luar kendali dan lingkup aksi mereka. Saat ini, masyarakat menanti langkah konkret kepolisian untuk mengurai fakta sebenarnya di lapangan dan memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab atas kericuhan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB