HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Haji Uma Bantu Pemulangan Jenazah Warga Aceh yang Tewas di Perairan Dumai

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:30 WIB

50276 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang dikenal sebagai Haji Uma, turut membantu proses pemulangan jenazah Musfikal (34), warga Bulukat Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, yang ditemukan meninggal dunia di perairan Dumai, Provinsi Riau. Musfikal dilaporkan berangkat ke Malaysia untuk mencari pekerjaan pada 14 Agustus 2026, namun diduga mengalami musibah setelah bot yang ditumpanginya karam dalam perjalanan.

Jenazah Musfikal ditemukan oleh seorang nelayan sekitar empat hari setelah keberangkatannya. Korban lalu dibawa ke RSUD Dumai untuk pemeriksaan medis dan proses otopsi. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, terdapat dua jenazah yang ditemukan di perairan Dumai—masing-masing berasal dari Aceh dan Nusa Tenggara Barat.

Dalam upaya pemulangan jenazah ke kampung halaman, keluarga Musfikal mengalami kendala biaya rumah sakit dan peti jenazah yang mencapai Rp8,03 juta. Usai berkoordinasi, pihak keluarga berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp5 juta, sedangkan Haji Uma menutupi kekurangan biaya sebesar Rp3,03 juta. Untuk proses pengurusan, keluarga juga membawa ambulans dari Aceh ke Dumai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait peristiwa ini, Haji Uma menyatakan masih menelusuri sejumlah kejanggalan, terutama mengenai keberadaan bot dan para penumpang lainnya yang belum diketahui nasibnya. Ia mempertanyakan siapa pemilik bot, ke mana para penumpang serta nahkoda, dan mengapa tidak ada laporan resmi atau pertanggungjawaban yang jelas atas kejadian tersebut.

Haji Uma menduga keberangkatan korban dilakukan secara ilegal tanpa dokumen resmi, sehingga jalur yang digunakan pun rawan risiko. Ia telah berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk mendalami kasus dan menelusuri identitas bot serta saksi-saksi yang terlibat dalam perjalanan pada 14 Agustus itu.

Selain menyampaikan belasungkawa, Haji Uma mengingatkan masyarakat yang berniat bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur resmi dan legal guna mendapat perlindungan hukum dan keselamatan selama perjalanan. Ia berharap kejadian serupa tak terulang dan pihak-pihak terkait dapat memberikan perhatian khusus untuk kasus-kasus pekerja migran yang mengalami musibah di perjalanan. (*)

Berita Terkait

Pastikan “Rumah Kita” Bersih dari Narkoba Kalapas Lhoksukon Gelar Tes Urine Untuk Pegawai
Akun Facebook “J Joel Panton” Diretas, Pemilik Asli Imbau Netizen Agar Tidak Mudah Terprovokasi Dan Terbujuk Rayu
Ikuti Arahan Mensos, Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga untuk Peduli Tetangga Lewat Perlinsos
Cegah Narkoba dan HP, Lapas Lhoksukon Gelar Razia Gabungan Bersama TNI dan Polri
Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
Tiga Pemuda Tersambar Petir Saat Pertandingan Sepak Bola di Aceh Timur, Satu Tewas
Haji Uma Pastikan Warga yang Dikabarkan Hilang di Aceh Utara dalam Kondisi Selamat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru