Presma UIN SUNA Soroti Lambannya Pengaspalan Jalan Nasional di Muara Satu, Warga Terdampak Debu dan Risiko Kecelakaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:40 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE — 19 Agustus 2026 Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, *Fauzan Azima*, menyoroti kondisi jalan nasional di *Kecamatan Muara Satu, khususnya kawasan Desa Blang Pulo hingga Paloh, Kota Lhokseumawe*, yang masih dalam proses perbaikan.

Badan jalan yang telah dikeruk belum segera dilanjutkan dengan pengaspalan ulang. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan jalan berdebu dan berpotensi mengganggu pengguna jalan. Debu beterbangan ketika kendaraan melintas dan turut berdampak pada masyarakat serta pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar ruas jalan tersebut.

Selain persoalan debu, kondisi permukaan jalan yang belum kembali normal juga perlu menjadi perhatian dari aspek *keselamatan pengguna jalan*. Pengendara harus menghadapi kondisi jalan yang sedang dalam pekerjaan sehingga diperlukan pengaturan dan pengamanan yang memadai selama proyek berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzan mengatakan perbaikan jalan merupakan kebutuhan masyarakat dan pihaknya mendukung pembangunan infrastruktur tersebut. Namun, proses pengerjaan harus dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

*“Kami mendukung perbaikan jalan nasional karena ini merupakan kebutuhan masyarakat. Tetapi proses pengerjaannya juga harus memperhatikan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan tersebut. Jangan sampai pekerjaan yang bertujuan memperbaiki infrastruktur justru menimbulkan persoalan baru karena pengerjaannya terlalu lama,”* kata Fauzan.

Ia meminta pemerintah dan pihak pelaksana menyampaikan informasi yang jelas mengenai perkembangan pekerjaan dan target penyelesaian. Menurutnya, kepastian waktu penting agar masyarakat mengetahui kapan kondisi jalan dapat kembali normal.

*“Kalau badan jalan sudah dikeruk, masyarakat tentu bertanya kapan akan diaspal kembali. Pemerintah dan pelaksana harus memberikan kepastian, bukan membiarkan masyarakat menghadapi kondisi jalan seperti ini tanpa informasi yang jelas,”* ujarnya.

Fauzan juga meminta pihak pelaksana melakukan langkah pengendalian debu selama pekerjaan belum selesai, seperti penyiraman secara berkala, serta memastikan rambu dan pengamanan pekerjaan tersedia untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya dinilai dari hasil akhirnya, tetapi juga dari bagaimana proses pembangunan tersebut dilaksanakan.

“Pembangunan harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Selama proses pengerjaan, keselamatan pengguna jalan, kenyamanan warga, dan dampak lingkungan juga harus diperhatikan. Kami meminta pengaspalan segera dituntaskan dan dampak pekerjaan terhadap masyarakat diminimalkan,”** katanya.

Presma UIN SUNA berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan jalan nasional di kawasan *Blang Pulo–Paloh, Kecamatan Muara Satu*, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan jalan dengan aman dan nyaman.

Berita Terkait

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi, Turut Musnahkan Ladang Ganja di Sawang
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Prajurit Yonkav 11/Macan Setia Cakti untuk Perangi Peredaran Rokok Ilegal
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Prajurit Yonkav 11/Macan Setia Cakti untuk Perangi Peredaran Rokok Ilegal
Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
Stakeholder Intimacy: Kunjungan Kerja Kanwil Bea Cukai Aceh ke Integrated Terminal Lhokseumawe, PT Pertamina Patra Niaga.
Bea Cukai Lhokseumawe dan Kanwil DJBC Aceh Musnahkan 22,2 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp43 Miliar
Menang di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Kuatkan Putusan RS PMI Aceh Utara Wajib Bayar Uang Rekanan Dua Miliar Lebih
PPNS Bea Cukai Lhokseumawe Hadiri Sosialisasi KUHAP Baru di Polres Lhokseumawe

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Polri Pastikan Tindakan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah: Kuasa Hukum Soroti Dugaan Cacat Prosedur Penyitaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Mahfud MD Soroti Kemajuan dan Ketimpangan, Serukan Perbaikan Integritas Kekuasaan di Usia 81 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Saksi LKPP Jelaskan Mekanisme e-Katalog dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Pemerintah Kejar Revisi UUPA Tahun Ini, Menkum: Presiden Perintahkan Selesaikan Persoalan Aceh Jelang Otsus Berakhir 2027

Berita Terbaru