slot preparation.lsrs.lu

Presma UIN SUNA Soroti Lambannya Pengaspalan Jalan Nasional di Muara Satu, Warga Terdampak Debu dan Risiko Kecelakaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:40 WIB

50337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE — 19 Agustus 2026 Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, *Fauzan Azima*, menyoroti kondisi jalan nasional di *Kecamatan Muara Satu, khususnya kawasan Desa Blang Pulo hingga Paloh, Kota Lhokseumawe*, yang masih dalam proses perbaikan.

Badan jalan yang telah dikeruk belum segera dilanjutkan dengan pengaspalan ulang. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan jalan berdebu dan berpotensi mengganggu pengguna jalan. Debu beterbangan ketika kendaraan melintas dan turut berdampak pada masyarakat serta pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar ruas jalan tersebut.

Selain persoalan debu, kondisi permukaan jalan yang belum kembali normal juga perlu menjadi perhatian dari aspek *keselamatan pengguna jalan*. Pengendara harus menghadapi kondisi jalan yang sedang dalam pekerjaan sehingga diperlukan pengaturan dan pengamanan yang memadai selama proyek berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzan mengatakan perbaikan jalan merupakan kebutuhan masyarakat dan pihaknya mendukung pembangunan infrastruktur tersebut. Namun, proses pengerjaan harus dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

*“Kami mendukung perbaikan jalan nasional karena ini merupakan kebutuhan masyarakat. Tetapi proses pengerjaannya juga harus memperhatikan masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan tersebut. Jangan sampai pekerjaan yang bertujuan memperbaiki infrastruktur justru menimbulkan persoalan baru karena pengerjaannya terlalu lama,”* kata Fauzan.

Ia meminta pemerintah dan pihak pelaksana menyampaikan informasi yang jelas mengenai perkembangan pekerjaan dan target penyelesaian. Menurutnya, kepastian waktu penting agar masyarakat mengetahui kapan kondisi jalan dapat kembali normal.

*“Kalau badan jalan sudah dikeruk, masyarakat tentu bertanya kapan akan diaspal kembali. Pemerintah dan pelaksana harus memberikan kepastian, bukan membiarkan masyarakat menghadapi kondisi jalan seperti ini tanpa informasi yang jelas,”* ujarnya.

Fauzan juga meminta pihak pelaksana melakukan langkah pengendalian debu selama pekerjaan belum selesai, seperti penyiraman secara berkala, serta memastikan rambu dan pengamanan pekerjaan tersedia untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya dinilai dari hasil akhirnya, tetapi juga dari bagaimana proses pembangunan tersebut dilaksanakan.

“Pembangunan harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Selama proses pengerjaan, keselamatan pengguna jalan, kenyamanan warga, dan dampak lingkungan juga harus diperhatikan. Kami meminta pengaspalan segera dituntaskan dan dampak pekerjaan terhadap masyarakat diminimalkan,”** katanya.

Presma UIN SUNA berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan jalan nasional di kawasan *Blang Pulo–Paloh, Kecamatan Muara Satu*, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan jalan dengan aman dan nyaman.

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
HIMAKO Universitas Malikussaleh Sambut 150 Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Lewat Meuraka
Bea Cukai Lhokseumawe Serahkan NPPBKC kepada CV. Rencong Makmur Sejahtera
FKP 2026, Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Layanan dan Pengawasan
Mahasiswa HMI Geruduk DPRK Lhokseumawe, Lontarkan Tujuh Tuntutan Keras
Tuntut Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Tuntut Pembebasan Dua Mahasiswa Aceh, Aliansi Rakyat Pro Demokrasi Soroti Tindakan Polda Metro Jaya
Diduga Membobol Ruko, Seorang Pria di Cunda Lhokseumawe Dikepung dan Diamankan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru