Suka Makmue : Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Nagan Raya Provinsi Aceh melaksanakan Tasyakur Ke -9 dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025 – 2026.
Pelepasan murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Nagan Raya adalah momen perpisahan siswa kelas VI yang menandai berakhirnya masa studi enam tahun. Kegiatan ini melibatkan pengembalian siswa kepada orang tua, pemberian penghargaan siswa berprestasi, Tasyakur Hafids Al-Qur’an Hadis Ke 9 dan pelepasan Murid Kelas VI.
“Jumlah Murid Kelas VI yang di lepas oleh kepala Madrasah pada tahun Ajaran 2025 – 2026 Sebanyak 60 orang”. Kamis,21/5/2026
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Nagan Raya Nurmanzili S.Pdi.M.Pd mengatakan dalam sambutannya, Penyematan tanda kelulusan atau penyerahan tanda terima kembali siswa kepada orang tua. Dan memberikan penghargaan Tasyakur Hafids Al-Qur’an sebanyak 6 orang pada tahun 2026.
Kepemimpinan anda mungkin telah usai di sekolah ini, tetapi ilmu dan teladan yang Anda tinggalkan akan selalu terpatri di hati kami. Terima kasih atas semua dedikasinya. Selamat melanjutkan perjalanan dan amanah yang baru. untuk menuju pendidikan tingkat Pertama.
Enam tahun lalu, Bapak/Ibu menitipkan putra-putrinya kepada kami. Waktu terasa cepat berlalu, dan hari ini, dengan bangga dan rasa syukur, kami mengembalikan putra-putri Bapak/Ibu. Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin luar biasa selama ini. Ucapnya Kepala Madrasah Nurmanzili S.Pdi.M.Pd.
Kami mohon maaf yang setulus-tulusnya jika selama mendidik, ada kekurangan, kesalahan, atau tindakan yang kurang berkenan dalam upaya kami membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Tambahnya Nurmanzili S.Pdi.M.Pd dengan nada sedih.
Sementara itu. Mewakili Wali Murid Hamidin menyampaikan, Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu guru. Terima kasih telah mendidik, membimbing, dan menyayangi anak-anak kami dengan penuh kesabaran. Jasa dan ilmu yang Bapak/Ibu berikan adalah bekal berharga bagi masa depan mereka.
Kami memohon maaf yang setulus-tulusnya jika selama anak-anak kami menuntut ilmu di sini, terdapat tingkah laku, tutur kata, atau kekhilafan mereka yang kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu guru. Tutupnya. (*)




























































