Kapolres Aceh Tenggara Ajak Masyarakat Rawat Semangat Kebangkitan Nasional di Tengah Tantangan Zaman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

50833 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi jajaran Kepolisian Resor Aceh Tenggara untuk mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga semangat kebangsaan, serta merawat optimisme di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan zaman yang terus bergerak cepat.

Melalui ucapan resmi yang disampaikan dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri menyampaikan bahwa peringatan Harkitnas bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang refleksi untuk mengingat kembali semangat perjuangan para pendiri bangsa yang telah menanamkan nilai persatuan, pengorbanan, dan cinta tanah air.

Dalam keterangannya, AKBP Yulhendri menegaskan bahwa tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” memiliki makna mendalam di tengah dinamika sosial yang berkembang saat ini. Menurutnya, menjaga tunas bangsa berarti memastikan generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang aman, berpendidikan, berkarakter, dan memiliki rasa nasionalisme yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kepada kita bahwa kemajuan bangsa lahir dari persatuan, kesadaran kolektif, dan semangat untuk bangkit bersama. Di era sekarang, tantangannya memang berbeda, tetapi semangat menjaga Indonesia harus tetap hidup di hati masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia mengatakan, kebangkitan nasional pada masa kini tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, memperkuat toleransi, melawan hoaks, serta membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Tenggara, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, pelajar, hingga aparatur pemerintahan untuk terus menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat semangat gotong royong sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.

Menurutnya, stabilitas keamanan daerah merupakan bagian penting dari proses pembangunan nasional. Karena itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kebangkitan bangsa harus dimulai dari lingkungan sekitar. Ketika masyarakat menjaga persatuan, saling menghormati, dan bersama-sama melawan hal-hal yang merusak masa depan generasi muda, maka di situlah semangat kebangkitan nasional benar-benar hidup,” katanya.

AKBP Yulhendri juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan digital dan arus informasi yang semakin terbuka. Ia berharap generasi muda Aceh Tenggara mampu menjadi pribadi yang kritis, cerdas, dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun informasi yang menyesatkan.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini di lingkungan Polres Aceh Tenggara turut diwarnai dengan ajakan memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan profesionalisme aparat kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Kapolres Aceh Tenggara mengajak masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat bahwa perjalanan bangsa dibangun oleh semangat persatuan yang tidak boleh pudar oleh perbedaan maupun tantangan zaman.

“Semoga semangat kebangkitan nasional terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Aceh Tenggara dan menjadi energi bersama untuk menjaga Indonesia yang damai, kuat, dan berdaulat,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas
Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80
Digerebek Satresnarkoba, Tiga Pelaku Penyalahgunaan Sabu Diamankan
Menjaga Bumi Sepakat Segenep dari Ancaman Narkoba, Satresnarkoba Polres Agara Gagalkan Peredaran Sabu
Menembus Malam, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:35 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:55 WIB

Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:10 WIB

Digerebek Satresnarkoba, Tiga Pelaku Penyalahgunaan Sabu Diamankan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:08 WIB

Menjaga Bumi Sepakat Segenep dari Ancaman Narkoba, Satresnarkoba Polres Agara Gagalkan Peredaran Sabu

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WIB

Menembus Malam, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:43 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:59 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Senin, 8 Juni 2026 - 20:39 WIB

Pemkab Aceh Tenggara Cairkan Gaji ke-13 ASN Rp25,24 Miliar Jelang HUT ke-52 Aceh Tenggara

Berita Terbaru