Puluhan Emah Emak Laporkan R A Pengusaha Toko Mas Bangindo Romi Kasus Dugaan Penggelapan 245 Mayam Sekitar Rp 1,8 milyar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:27 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Bara News Aceh Rabu 20 Mei 2026. |  Sekitar dua puluh lima orang Emak emak para korban kasus dugaan penipuan atau penggelapan Emas mencapai 245 mayam dengan nilai Rupian mencapai Rp 1,8 Milyar mendatangi Bara News Aceh dan para Jurnalis Wartawan di Kutacane Rabu 20/5/2026.

Puluhan emak emak ini datang menyampaikan kekeluhan dan dan Keberatan atas kerugian kekesalan mereka akibat ulah Oknum Pengusa Emas Bangindo (R A) sejak kamis 14 Mei 2026, di duga menghilang dan membawa kabut Emas para pelanggannya dengan berbangai motif dan modus penipuan.

Yanti salah seorang korban menyatakan dari dua puluh lima orang ini mereka telah membuat laporan secara resmi ke Polres Aceh Tenggara yang di wakili salah seorang korban sambil memberikan bukti tanda laporan polisi yang di wakili oleh salah seorang korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukti laporan sesuai surat tanda bukti laporan polisi nomor. “Surat Tanda Terima Pelaporan pengaduan Nomor : STPLP/ Nomor 219/V/RES.1.11./2026./Reskrim. pelapor Zakaria Ansari dengan Terlapor ( R A) Alamat Desa Kota Kutacane Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara. pekerjaan wiraswasta. umur 47 tahun. pekerjaan Wiraswasta.

Yanti, Aminah dan lain lain emak emak ini menyampaikan berharap kepada pihak polres Aceh Tenggara untuk dapat memproses hukum pelaku dugaan penipuan dan penggelapan Emas para pelangga Bangindo Romi ini sedusi ketentuan hukum yang berlaku.

Dugaan oknum pelaku ini disinyalir telah melarikan diri pasalnya, nomor kontaknya sudah tidak bisa di hubungi lagi suami istri. sejak kamis 14 Mei tokonya telah dalam keadaan tutup sampai sekarang.

Salah seorang korban menambahkan kalau berdasarkan Rekaman CCTV tetangganya yang sempat di perlihatkannya, kepada kami para korban bahwa pasangan suami istri ini (RA dan RI) telah kabur membawa pakaiannya dan barang barang ya ke dalam sebuah mobil. sejak kamis 14 Mei, itulah Toko Mas Bangindo Romi tutup.

Korban lain meminta kepada Polisi untuk dapat membekukan Asset dan Rekening terlapor pasalnya, mereka memiliki sertifikat rumah tempat usaha ya di jln Jendral Ahmad Yani Kutacane saat ini sedang menjadi jaminan kredit di Salah satu Bank di Kutacane AcehTenggara. kami minta katanya sertifikat dan Rekening pelaku untuk dapat di blokir sementara barang barang berharga untuk dapat di bekukan sementara memgigat masih bayak korban lain dengan nilai kerugian milyaran rupian sedang kan dari kami yang 25 orang ini saja sudah terdata 25 korban dengan kerugian 245 mayam Emas Murni (London dan Johnson,).kalau di Rupiah kan mencapai Rp 1,8 Milyar.

Korban lain menyatakan dia menjadi korban kasus ini dengan modus memperbaiki Gelang perhiasan saya, ada juga mengatakan pada saat menempuh jual beli dengan pembayaran di depan dan di lunas setelah barang siap hal ini sesuai bukti transaksi jual beli bahkan ada dengan modus kerja sama bagi hasil setiap bulan jelas para emak emak korban ini yang telah virral dan pembicaraan hangat di Kutacane Aceh Tenggara. semua korban memiliki motif dan modus masih masing sesuai perjanjian, namun dalam hal ini kami telah menjadi korban semua jelas nya. (skd)

Keterangan Poto Oknum Terlapor yang diduga membawa kabur Emas pelanggan ya. mencapai 345 Mayam Sekitar Rp 1,8 Milyar.

Ruko Bangindo Romi di Jln Jendral Ahmad Yani Kutacane Aceh Tenggara saat ini dalam keadaan tertutup dan terkunci.

Berita Terkait

Harkitnas di Aceh Tenggara: Momentum Persatuan dan Pembangunan
Bupati Aceh Tenggara Lantik 57 PNS Baru: Jangan Cuma Formalitas, Jaga Integritas!
Kejaksaan Aceh Tenggara Ditantang Bongkar Sandiwara Dana Desa Bukit Meriah
Bupati Agara M Salim Pakhry di Minta Copot Kepala OPD yang Belum Tindak Lanjuti LHP BPK RI
Rp, 37,1 Milyar Temuan BPK RI Merupakan Akumulasi Utang Rumah Sakit H Sahudin sejak 2021 -2024
Laboratorium Minim, Sekolah Menengah di Aceh Tenggara Andalkan Praktikum Digital
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Lawe Harum Kembali Jadi Sorotan Publik, Proyek Miliaran Rupiah Diduga Asal Jadi dan Petani Masih Terancam Gagal Panen

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:13 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Lakukan Semenisasi Sambungan Jembatan di Desa Gunung Cut

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:09 WIB

Ahmad Jadi Kepala Tukang, Rehab RTLH TMMD Abdya Kian Cepat Rampung

Senin, 18 Mei 2026 - 21:40 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Lansia di Abdya

Senin, 18 Mei 2026 - 21:02 WIB

Mobilisasi Panen Petani di Gunung Cut Bakal Lancar Berkat Jalan 2,5Km Dibuka TNI

Senin, 18 Mei 2026 - 20:33 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Tinggal Tiga Hari, Rehab RTLH Tembus 85 Persen

Senin, 18 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dandim Abdya Tekankan Keseriusan Prajurit Ikuti Garjas Periodik 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:16 WIB

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Abdya Benahi Mushola Warga

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:57 WIB

Rumah Umardi dan Fauziah Direhab Satgas TMMD, Warga Desa Ikut Bergotong Royong

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Harkitnas di Aceh Tenggara: Momentum Persatuan dan Pembangunan

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:50 WIB