350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 18:48 WIB

50465 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN — Ancaman gagal panen yang membayangi ratusan petani di Kecamatan Gandapura akhirnya berhasil dihindari. Sekitar 350 hektare lahan persawahan yang tersebar di sembilan desa dalam wilayah Kemukiman Buket Rata dan Buket Antara terselamatkan setelah dilakukan penanganan darurat terhadap saluran irigasi Leung Paya Gurugoh yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir.

Saluran irigasi sepanjang kurang lebih enam kilometer tersebut sempat mengalami pendangkalan serius, menyebabkan aliran air tersendat bahkan nyaris terhenti. Padahal, kondisi itu terjadi di tengah masa tanam yang sangat menentukan bagi petani. Jika tidak segera ditangani, kerusakan irigasi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar, termasuk gagal panen massal yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi masyarakat setempat.

Keuchik Gampong Tanjong Raya, Tgk Mauliadi mengungkapkan bahwa situasi di lapangan saat itu sudah berada pada titik kritis. Para petani mulai resah karena kebutuhan air untuk tanaman padi tidak terpenuhi secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisinya sangat genting. Air tidak mengalir dengan baik, sementara tanaman sangat membutuhkan pasokan air. Sedikit saja terlambat ditangani, dampaknya bisa sangat besar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Bireuen atas dinamika yang sempat terjadi, khususnya terkait permintaan penggunaan alat berat pribadi untuk mempercepat penanganan.

“Kami sempat meminta bantuan alat berat pribadi karena kondisi mendesak. Namun setelah dilakukan peninjauan, memang membutuhkan proses dan waktu. Kami memahami itu dan menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang terjadi,” tambahnya.

Menurut Mauliadi keterlambatan penanganan bahkan dalam hitungan hari dapat berujung pada kerugian besar bagi petani. Selain potensi gagal panen, kondisi tersebut juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat desa yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Kepedulian Pemerintah Kabupaten Bireuen menjadi titik balik dalam penanganan krisis ini. Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas pihak, proses normalisasi saluran irigasi akhirnya dapat dilakukan, sehingga aliran air kembali berjalan dan mengairi lahan pertanian warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Mukhlis. Bantuan dan perhatian beliau benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ini bukan hanya soal irigasi, tapi tentang menyelamatkan sumber penghidupan kami,” tegasnya.

Saat ini, kondisi irigasi Leung Paya Gurugoh dilaporkan mulai berangsur normal. Air kembali mengalir ke sawah-sawah warga, memberikan harapan baru bagi petani untuk melanjutkan masa tanam dan menjaga produktivitas pertanian.

Peristiwa ini menjadi refleksi penting akan krusialnya infrastruktur irigasi dalam menopang sektor pertanian. Kerusakan kecil yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi krisis besar yang mengancam ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Masyarakat pun berharap agar ke depan pemerintah terus meningkatkan perhatian terhadap pemeliharaan dan pengelolaan infrastruktur pertanian, termasuk melakukan langkah antisipatif pascabanjir, agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju
Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kapolres Bireuen Hadiri Haul ke-2 Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab di Jeunieb
Polres Bireuen Tunjukkan Kepedulian Sosial, Warga Kota Juang Terima Paket Sembako dalam Jum’at Berkah
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:23 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru