Dana Pemeliharaan Anggaran Bos 2025 SMP N 1 Putri Betung  Dipertanyakan 

J.PORANG

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 18:12 WIB

50361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak berkewenangan diharapkan tidak lalai terhadap pasilitas anak didik.

ACEH. BARANEWS. CO, Rabu 8 April 2026 — Kondisi plafon ruang kelas yang rusak di SMP Negeri 1 Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, menjadi perhatian publik di tengah alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai Rp123,5 juta sepanjang tahun anggaran 2025.

Data dari Komisi Pemberantasan Korupsi melalui platform Jaringan Pencegahan Korupsi mencatat, sekolah dengan 95 siswa itu menerima dana BOS masing-masing Rp61,75 juta pada tahap pertama dan tahap kedua. Besaran tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan alokasi BOS reguler tingkat SMP sekitar Rp1,3 juta per siswa per tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggunaan dana BOS mengacu pada Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP Tahun 2025 dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, yang memungkinkan anggaran dimanfaatkan untuk operasional sekolah, termasuk pemeliharaan sarana dan prasarana.

Dalam rincian anggaran, SMPN 1 Putri Betung mengalokasikan Rp36.055.000 untuk pemeliharaan sarana dan prasarana, dengan pembagian Rp10.047.000 pada tahap pertama dan Rp26.008.000 pada tahap kedua. Selain itu, dana juga digunakan untuk pembayaran honor sebesar Rp28.460.000, pengembangan perpustakaan Rp20.006.000, administrasi kegiatan sekolah Rp20.188.600, asesmen pembelajaran Rp8.044.400, serta kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp4.700.000.

Namun, kondisi fisik sekolah dinilai tidak mencerminkan adanya perawatan optimal. Sejumlah plafon ruang kelas tampak koyak, berlubang, dan menjuntai, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa dan guru saat proses belajar mengajar berlangsung.

Kepala SMP Negeri 1 Putri Betung, Ardiansah, menyatakan dirinya baru menjabat pada akhir 2025 sehingga tidak mengetahui secara rinci penggunaan dana BOS pada tahun anggaran tersebut. Ia menyarankan agar konfirmasi terkait realisasi anggaran ditujukan kepada kepala sekolah sebelumnya.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi baik dari pihak kepala sekolah yang menjabat saat ini maupun mantan kepala sekolah terkait penggunaan anggaran pemeliharaan tersebut.

Warga setempat mendesak Aparat Pengawasan Intern Pemerintah untuk melakukan audit guna memastikan transparansi pengelolaan dana pendidikan. Mereka menilai perbaikan sarana sekolah mendesak dilakukan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan proses belajar.

Seorang warga Kecamatan Putri Betung, Darwin, mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Ia mengatakan selama ini masyarakat tidak mengetahui besaran dana BOS yang diterima sekolah. Menurut dia, kondisi plafon yang rusak berpotensi membahayakan siswa jika tidak segera diperbaiki.

“Selama ini kami kira tidak ada anggaran khusus. Ternyata ada, tapi kondisi sekolah masih seperti ini. Kami khawatir plafon yang rusak bisa jatuh menimpa siswa,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah perbaikan agar kualitas fasilitas pendidikan meningkat serta kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri tetap terjaga.

(J.porang)

Berita Terkait

Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Rawat Inap di RS Polri, Kuasa Hukum Sebut Kondisi Stabil namun Perlu Pengawasan Medis
Ketua Yayasan IFSR Ditahan, Enam Tersangka Korupsi Makan Bergizi Gratis Terseret Pengusutan Kejaksaan Agung
Sambut Libur Akhir Tahun, MIN 3 Nagan Raya Sukses Gelar Pembagian Rapor Semester Genap TA 2025/2026
PT Palma Sumber Lestari di Pasangkayu: Dugaan Kejahatan Lingkungan di Balik Aroma Bisnis Sawit
Sambut Tahun Baru Hijriah, Ribuan Warga Bersatu dalam Doa untuk Bener Meriah
Dancer DH Gracia Pertahankan Dominasi, Kembali Juarai Kelas Sprinter dan Harumkan Nama Gayo Lues
PT HK Bekerja Sepanjang Malam Tangani Longsor di Tetumpun, Warga Gayo Lues Diminta Waspada Saat Melintas
PT HK Bekerja Sepanjang Malam Tangani Longsor di Tetumpun, Warga Gayo Lues Diminta Waspada

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:53 WIB

Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa, Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tim URC Polres Aceh Tenggara

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB

Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP, Bupati H.M Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:48 WIB

Oknum Pengulu Ketambe Diduga Gelapkan Dana ADD Sejumlah kegiatan Ratusan Juta

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:13 WIB

Menyigi Dana Kapitasi Puskesmas Lawe Dua: Tinggi Angka, Rendah Layanan, Siapa Bertanggung Jawab?

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:49 WIB

Oknum Pj Pengulu Kute Penampaan (AD) Agara Diduga Manipulasi Dana Ketahanan pangan Rp 140 Juta, Pembelian Tanah sendiri.

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Perkuat Kinerja Organisasi Menuju Polri Presisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:01 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan Diri

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:29 WIB

Nobar Piala Dunia di Gedung 38 Setia Jadi Wadah Silaturahmi Warga dan Polisi

Berita Terbaru