Webinar GAMIES Aceh bahas saatnya UMKM Melek Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:33 WIB

50298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, kreativitas dan inovasi menjadi aset utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun di sisi lain, ide, merek, logo, desain, hingga produk yang dihasilkan UMKM juga semakin rentan terhadap praktik peniruan dan pembajakan.

Tanpa perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sebuah usaha berisiko kehilangan identitas, nilai ekonomi, bahkan pangsa pasar yang telah dibangun.
Menjawab tantangan tersebut, DPW GAMIES Provinsi Aceh kembali menggelar kegiatan edukatif dalam rangkaian Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 dengan tema “Stop Dibajak! Saatnya UMKM Melek HKI.”
Webinar ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026, pukul 15.00–16.30 WIB secara daring (live session online).

Kegiatan menghadirkan Dr. (Cn) Teuku Eddy Faisal Rusydi, S.HI., M.Sc., CM., CTT., CTL.(k), seorang konsultan Hak Kekayaan Intelektual dari Jakarta, sebagai narasumber utama yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya perlindungan HKI bagi pelaku usaha.
Diskusi akan dipandu oleh Nurul Anita, S.I.Kom sebagai moderator, sementara Adhifatra Agussalim, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, hadir sebagai keynote speaker yang membuka kegiatan serta menyampaikan pentingnya kesadaran hukum bagi pelaku UMKM dalam melindungi aset intelektual mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam webinar ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai jenis HKI, lseperti merek dagang, hak cipta, desain industri, dan bentuk perlindungan kekayaan intelektual lainnya. Selain itu, narasumber juga menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mendaftarkan merek dan melindungi identitas bisnis, serta strategi menghindari potensi sengketa hukum di masa depan.

Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan HKI merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang baru menyadari pentingnya perlindungan merek setelah produknya dikenal luas dan mulai ditiru oleh pihak lain.

“Jangan menunggu produk viral baru panik karena ditiru. Kesadaran untuk melindungi merek dan karya harus dimulai sejak awal agar UMKM memiliki kekuatan hukum dalam menjaga identitas dan nilai bisnisnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, GAMIES Aceh berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi mereka, sehingga mampu membangun bisnis yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing di pasar nasional maupun global.

“Ramadhan Produktif, UMKM Naik Kelas dan Sadar Hukum karena bisnis yang kuat adalah bisnis yang melindungi karya dan identitasnya,” tutup Adhifatra.

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Subuh Keliling dan Jum’at Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Bersama Forkopimda, Ulama, dan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Laporan Masyarakat Berujung Penangkapan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sinergi Polisi dan Masyarakat Berbuah Hasil, Seorang Penyalahgunaan Sabu Kembali Terungkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Perkuat Sinergitas Antar-Instansi, Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Presisi

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Keselamatan Prioritas Utama, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Siaga Banjir dan Longsor

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Motivasi Pelajar SMPN 1 Kutacane: Gantungkan Cita-cita Setinggi Langit, Tolak Bullying

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:08 WIB