slot preparation.lsrs.lu

Mahasiswa Tetap Kawal Dugaan Penggelapan Dana PIP di SMA Negeri 1 Trumon

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:23 WIB

50338 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trumon, 5 Maret 2026 – Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Trumon (HMP2T) menegaskan bahwa mahasiswa bersama masyarakat akan tetap mengawal secara serius dugaan permasalahan penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMA Negeri 1 Trumon yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Wakil Ketua Umum HMP2T Periode 2022–2024, Asaduddin , menyampaikan bahwa berbagai klarifikasi yang beredar di publik tidak serta-merta mengakhiri persoalan tersebut. Menurutnya, persoalan yang berkaitan dengan dana bantuan pendidikan harus dijelaskan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan berbagai asumsi di tengah masyarakat.

“Mahasiswa akan tetap mengawal persoalan ini sampai benar-benar jelas dan transparan. Ini bukan sekadar isu biasa, tetapi menyangkut hak siswa yang seharusnya menerima bantuan pendidikan dari negara,” ujar Asaduddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa HMP2T tidak memiliki kepentingan lain selain memastikan bahwa dana Program Indonesia Pintar benar-benar tersalurkan kepada siswa yang berhak menerimanya. Oleh karena itu, setiap dugaan penyimpangan harus dijelaskan secara terbuka dan tidak diselesaikan hanya dengan klaim sepihak.

Menurut Asaduddin, jika memang terdapat kesalahan administrasi, ketidaksesuaian data, maupun dugaan penarikan dana oleh oknum tertentu, maka hal tersebut harus ditelusuri secara objektif oleh pihak yang berwenang. Transparansi menjadi hal penting agar tidak ada pihak yang saling menyalahkan atau bahkan mengkambinghitamkan pihak lain.

Selain itu, HMP2T juga meminta kepada Dinas Pendidikan Aceh melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan untuk melakukan penelusuran yang menyeluruh dan terbuka terhadap persoalan ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak ada lagi polemik yang berlarut-larut di tengah masyarakat.

“Mahasiswa hadir sebagai kontrol sosial. Ketika ada dugaan persoalan dalam pengelolaan dana publik, maka sudah menjadi kewajiban moral bagi mahasiswa untuk mengawal dan memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

HMP2T juga menegaskan bahwa gerakan mahasiswa dalam menyuarakan persoalan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di daerah, khususnya di wilayah Trumon. Oleh karena itu, mahasiswa akan terus mengawal proses ini hingga benar-benar ada kejelasan dan tidak ada lagi ruang bagi praktik yang merugikan hak-hak siswa.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai tuntas demi menjaga integritas dunia pendidikan dan memastikan hak siswa tidak dirugikan.”

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru