Gas Menghilang, Pemerintah Menghilang: Sekretaris Umum HMI FISIP USK Gugat Kegagalan Pemkab Aceh Selatan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:44 WIB

50318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Selatan – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram kembali menghantui masyarakat Aceh Selatan. Dari Tapaktuan hingga Trumon, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas bersubsidi, sementara harga melonjak tanpa kendali. Kondisi ini bukan lagi dianggap sebagai “gangguan sementara,” tetapi sudah menjadi indikasi serius bahwa pemerintah kehilangan kendali atas distribusi kebutuhan dasar masyarakat.

Melda Afriza, Sekretaris Umum HMI FISIP Universitas Syiah Kuala, mengeluarkan pernyataan keras terkait krisis tersebut.

“Sampai kapan masyarakat harus menunggu pemerintah terbangun dari tidur panjang? Kelangkaan gas ini bukan fenomena alam, ini akibat dari pengawasan yang lemah dan kebijakan yang tidak berjalan. Pemerintah Aceh Selatan tidak boleh terus-menerus bersembunyi di balik alasan klasik,” tegas Melda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kelangkaan gas elpiji bukan sekadar persoalan teknis, melainkan bukti ketidaktegasan pemerintah dalam menindak spekulan dan memastikan distribusi yang benar-benar berpihak pada rakyat kecil.

“Jika pemerintah tidak mampu mengamankan distribusi gas bersubsidi, maka siapa lagi yang harus masyarakat harapkan? Jangan membiarkan kebutuhan dapur rakyat diseret ke dalam permainan harga yang tidak sehat,” tambahnya.

Melda juga menyoroti munculnya dugaan praktik penimbunan serta permainan kuota yang sering terjadi ketika pengawasan pemerintah melemah.

“Ketika gas hilang dari pangkalan tetapi muncul di pasar gelap dengan harga berlipat, itu tanda bahwa ada rantai distribusi yang bocor. Pemerintah seharusnya bergerak cepat, bukan hanya mengeluarkan imbauan yang tidak pernah didengar,” kritiknya.

Menurut Melda, kelangkaan gas elpiji bukan hanya soal tersendatnya kegiatan dapur rumah tangga, tetapi juga mengganggu keberlangsungan pelaku UMKM kecil yang bergantung pada gas untuk berproduksi. Situasi ini berpotensi menekan perekonomian masyarakat kecil yang selama ini berjuang di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

“Rakyat saat ini tidak butuh penjelasan panjang yang berputar-putar. Yang mereka butuhkan adalah kepastian: kapan pasokan kembali normal, kapan harga stabil, dan kapan pemerintah benar-benar mengambil kendali,” tutupnya.

Kelangkaan gas elpiji yang terus terjadi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah Aceh Selatan agar segera mengubah pendekatan dari reaktif menjadi proaktif. Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan.

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB