Jalan Nasional di Ladang Rimba Sering Lumpuh Akibat Terdampak Banjir, Pemkab Usulkan, Mualem : Kita Rekomendasi Ke Pusat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:49 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPAKTUAN -Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem melakukan peninjauan pasca banjir di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (10/12/2025).

Mualem dan rombongan tiba dengan helikopter di lapangan kompi I Batalyon C Brimob Polda Aceh, Trumon Tengah.

Setelah itu Gubernur didampingi Dandim, Kapolres dan Plt Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, serta unsur Forkopimda menyerahkan bantuan logistik dari pengusaha dan Bank Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian Mualem bersama rombongan langsung meninjau titik terdampak serta akses jalan nasional Tapaktuan – Subulussalam tepatnya di sekitar jembatan Ie Merah Gampong Ladang Rimba.

Jalan nasional ini sering lumpuh akibat banjir kiriman setiap tahunnya yang meluap ke badan jalan. oleh karena itu pemerintah Aceh Selatan mengusulkan agar jalan dan jembatan tersebut dapat ditangani.

Menanggapi itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kewajiban Nasional.

“Kita hanya merekomendasikan ke pada pusat, yang penting kita komunikasi untuk membenahi jalan – jalan terendam banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis menjelaskan bahwa kondisi Aceh Selatan saat ini sudah membaik dan pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Cuma pasca banjir ini perlu penanganan, perbaikan dari 18 Kecamatan di Aceh Selatan 11 diantaranya terdampak,” ungkap Baital Mukadis dihadapan Gubernur Aceh.

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB