Danramil Geumpang Mane Bersama Muspika Geumpang Mane dan KPA Seluruh Tokoh Masyarakat Silaturahmi Kebangsaan Merawat Damai Dalam Bingkai NKRI

ADMIN

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 12:11 WIB

50335 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat terus menjaga kedamaian yang telah berjalan hampir 20 tahun. KPA mendukung penuh kinerja Polri dalam membangun stabilitas kamtibmas,”

BARANEWS | PIDIE – 19 November 2025 Dua kecamatan di pedalaman Pidie, yakni Geumpang dan Mane, menjadi tuan rumah kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang menghadirkan unsur Muspika, Komite Peralihan Aceh (KPA), para Keuchik, Mukim, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda. Acara yang berlangsung serentak ini digelar untuk memperkuat persatuan, merawat perdamaian, dan memastikan harmoni sosial tetap terjaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ini turut mendukung agenda pembangunan menuju Tapuga Pidie dan mewujudkan Aceh Meusyehu yang bersyariat, sejalan dengan visi Indonesia Maju. Silaturahmi ini menjadi ruang konsolidasi bagi para Camat Geumpang Mahdi, S.T., Camat Mane Mukhtar, Kapolsek Geumpang AKP Asnawi, Kapolsek Mane IPTU Mustafa, Danramil 17/Geumpang Kapt.Czi.M.Juhri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unsur KPA, Keuchik, Mukim, Ketua Tuha Peut, serta para tokoh gampong dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan, menangkal polarisasi, serta memperkuat kohesi sosial.

“Kami Muspika bersama KPA, Mukim, Keuchik, ketua pemuda, tokoh masyarakat dan agama berkomitmen merawat damai, menjaga persatuan, dan meneguhkan nilai kebangsaan dalam bingkai NKRI. Kami siap mewujudkan Tapuga Pidie menuju Aceh Meusyehu yang bersyariat, aman, dan bermartabat,” demikian pernyataan bersama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Camat Geumpang Mahdi, S.T., dalam sambutannya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus merawat perdamaian Aceh yang telah terjaga selama dua dekade.

Terima kasih kepada para undangan yang hadir. Silaturahmi ini menjadi wadah untuk kita bersama menjaga damai dalam bingkai NKRI dan syariat Islam. Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk terus mempertahankannya,” ujarnya.

Selain itu, unsur KPA yang diwakili Tgk. Bakhtiar Hamid menegaskan kesiapan KPA mendukung stabilitas keamanan di tingkat kecamatan.

“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat terus menjaga kedamaian yang telah berjalan hampir 20 tahun. KPA mendukung penuh kinerja Polri dalam membangun stabilitas kamtibmas,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa KPA konsisten mengikuti arahan pimpinan terkait implementasi MoU Helsinki.

“Kami mantan kombatan tetap menunggu instruksi resmi terkait kebijakan yang menyangkut perjanjian MoU. KPA tidak bisa merawat damai sendirian tanpa keseriusan pemerintah, TNI, dan Polri,” tegasnya.

Tokoh KPA Pidie, Muhammad Yusri (Amat Tong), menyampaikan bahwa Geumpang–Mane merupakan contoh kawasan damai yang hidup.

“Geumpang–Mane adalah contoh damai yang baik. Kita rukun dalam setiap langkah, kompak merawat damai, dan konsisten menjaganya. Biaya perang itu mahal, tetapi merawat damai jauh lebih mahal,” ungkapnya.

Amat Tong juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan serta mendukung seluruh program pemerintah.

“Damai adalah nikmat. Kita bisa beribadah, berkebun, dan bertani dengan aman. Mari kita jaga alam, jaga damai, dan bersatu menuju generasi emas Geumpang–Mane,” tambahnya.

Kapolsek Geumpang AKP Asnawi bersama Kapolsek Mane IPTU Mustafa turut mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.

“Mari kita jaga perdamaian dengan tidak mudah terprovokasi. Kita harus bersatu menjaga keamanan dan ketenteraman di wilayah kita,” pesan keduanya.

Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini diyakini akan memperkuat hubungan antarunsur masyarakat dan meningkatkan koordinasi strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan komitmen kolektif seluruh pihak, Geumpang–Mane diproyeksikan menjadi model kawasan harmonis yang mampu melahirkan generasi emas yang berdaya saing, religius, dan hidup dalam suasana damai.[]

Berita Terkait

Perkuat Kamtibmas Jelang Idul Adha, Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres Pidie Kompak Bangun Sinergi Humanis dengan Masyarakat
Tambang Emas Ilegal Geumpang Mencuat: Diduga Terstruktur, Masif, dan Melibatkan Oknum
Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran
SMAN 1 Sigli Adakan Bimtek Peningkatan Mutu Pembelajaran
Gampong Pawod Peduli Bencana, Resmi Mendirikan Posko Bantuan
Ratusan Anggota KPA/PA Pidie Hadiri Syukuran dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan
Danramil Tangse Silaturahmi Kebanggaan Bersama Seluruh Masyarakat dan KPA Tangse
Peringatan Maulid Nabi di Gampong Pawod Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

DPP GRIB Jaya Bantah Aksi Pengepungan Rumah Ahmad Bahar, Tegaskan Kedatangan Anggota Hanya untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:59 WIB

Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB

Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat ke Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Penindakan Industri Getah Pinus di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

Hukum Dilanggar Terang-Terangan: PT Rosin Menjadi Simbol Negara di Atas Negara di Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:22 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Berita Terbaru