slot preparation.lsrs.lu

Danramil Geumpang Mane Bersama Muspika Geumpang Mane dan KPA Seluruh Tokoh Masyarakat Silaturahmi Kebangsaan Merawat Damai Dalam Bingkai NKRI

ADMIN

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 12:11 WIB

50462 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat terus menjaga kedamaian yang telah berjalan hampir 20 tahun. KPA mendukung penuh kinerja Polri dalam membangun stabilitas kamtibmas,”

BARANEWS | PIDIE – 19 November 2025 Dua kecamatan di pedalaman Pidie, yakni Geumpang dan Mane, menjadi tuan rumah kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang menghadirkan unsur Muspika, Komite Peralihan Aceh (KPA), para Keuchik, Mukim, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda. Acara yang berlangsung serentak ini digelar untuk memperkuat persatuan, merawat perdamaian, dan memastikan harmoni sosial tetap terjaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ini turut mendukung agenda pembangunan menuju Tapuga Pidie dan mewujudkan Aceh Meusyehu yang bersyariat, sejalan dengan visi Indonesia Maju. Silaturahmi ini menjadi ruang konsolidasi bagi para Camat Geumpang Mahdi, S.T., Camat Mane Mukhtar, Kapolsek Geumpang AKP Asnawi, Kapolsek Mane IPTU Mustafa, Danramil 17/Geumpang Kapt.Czi.M.Juhri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unsur KPA, Keuchik, Mukim, Ketua Tuha Peut, serta para tokoh gampong dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan, menangkal polarisasi, serta memperkuat kohesi sosial.

“Kami Muspika bersama KPA, Mukim, Keuchik, ketua pemuda, tokoh masyarakat dan agama berkomitmen merawat damai, menjaga persatuan, dan meneguhkan nilai kebangsaan dalam bingkai NKRI. Kami siap mewujudkan Tapuga Pidie menuju Aceh Meusyehu yang bersyariat, aman, dan bermartabat,” demikian pernyataan bersama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Camat Geumpang Mahdi, S.T., dalam sambutannya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus merawat perdamaian Aceh yang telah terjaga selama dua dekade.

Terima kasih kepada para undangan yang hadir. Silaturahmi ini menjadi wadah untuk kita bersama menjaga damai dalam bingkai NKRI dan syariat Islam. Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk terus mempertahankannya,” ujarnya.

Selain itu, unsur KPA yang diwakili Tgk. Bakhtiar Hamid menegaskan kesiapan KPA mendukung stabilitas keamanan di tingkat kecamatan.

“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat terus menjaga kedamaian yang telah berjalan hampir 20 tahun. KPA mendukung penuh kinerja Polri dalam membangun stabilitas kamtibmas,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa KPA konsisten mengikuti arahan pimpinan terkait implementasi MoU Helsinki.

“Kami mantan kombatan tetap menunggu instruksi resmi terkait kebijakan yang menyangkut perjanjian MoU. KPA tidak bisa merawat damai sendirian tanpa keseriusan pemerintah, TNI, dan Polri,” tegasnya.

Tokoh KPA Pidie, Muhammad Yusri (Amat Tong), menyampaikan bahwa Geumpang–Mane merupakan contoh kawasan damai yang hidup.

“Geumpang–Mane adalah contoh damai yang baik. Kita rukun dalam setiap langkah, kompak merawat damai, dan konsisten menjaganya. Biaya perang itu mahal, tetapi merawat damai jauh lebih mahal,” ungkapnya.

Amat Tong juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan serta mendukung seluruh program pemerintah.

“Damai adalah nikmat. Kita bisa beribadah, berkebun, dan bertani dengan aman. Mari kita jaga alam, jaga damai, dan bersatu menuju generasi emas Geumpang–Mane,” tambahnya.

Kapolsek Geumpang AKP Asnawi bersama Kapolsek Mane IPTU Mustafa turut mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.

“Mari kita jaga perdamaian dengan tidak mudah terprovokasi. Kita harus bersatu menjaga keamanan dan ketenteraman di wilayah kita,” pesan keduanya.

Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini diyakini akan memperkuat hubungan antarunsur masyarakat dan meningkatkan koordinasi strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan komitmen kolektif seluruh pihak, Geumpang–Mane diproyeksikan menjadi model kawasan harmonis yang mampu melahirkan generasi emas yang berdaya saing, religius, dan hidup dalam suasana damai.[]

Berita Terkait

Ketua APPI Aceh Utara Desak Penyelidikan Transparan Insiden Penembakan di Tiro Pidie yang Tewaskan Warga
Bentrokan di Acara Maulid di Pidie Tewaskan Satu Warga, Diduga Terkait Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Janggal! Ditangkap di Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie, Akmaluddin Disebut Bebas dan Jalani Peusijuek di Rumah
Praktisi Desak Kapolri Periksa Pejabat Polres Pidie dan Polda Aceh Usai Dugaan Pabrik Sabu 1,2 Ton Terbongkar
Dua Warga Tiongkok Terlibat Survei Lokasi Laboratorium Narkotika Rahasia di Aceh, 1,2 Ton Sabu Cair Disita di Pidie
Bea Cukai, BNN, dan Polri Ungkap Clandestine Laboratory Sabu di Pidie, Aceh
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil Tinjau Langsung Dugaan Pabrik Sabu di Pidie yang Dijaga Ketat Brimob
Samarkan Pabrik Sabu dengan Modus Bengkel, Sindikat Narkoba di Aceh Digerebek

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru