slot preparation.lsrs.lu

Pernyataan Presiden Prabowo Soal “Londo Ireng” Picu Protes Jurnalis dan Pers Mahasiswa di Yogyakarta

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:34 WIB

50294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaitkan jurnalis, pengamat, dan organisasi masyarakat sipil dengan istilah “londo ireng” memancing protes di kalangan jurnalis dan pers mahasiswa di Yogyakarta. Puluhan massa yang terdiri atas jurnalis serta koalisi pers mahasiswa turun ke Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Minggu (26/7/2026), sebagai bentuk penolakan terhadap narasi yang dinilai berpotensi menciptakan stigma negatif bagi kelompok kritis dan mempersempit ruang demokrasi.

Dalam aksi yang berlangsung damai tersebut, para peserta membawa sejumlah tuntutan, termasuk permintaan agar Presiden memberikan klarifikasi publik atas ujarannya dan menghormati kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Mereka menilai, pelabelan “londo ireng” terhadap kelompok kritis seperti jurnalis, LSM, dan akademisi dapat memicu persepsi keliru mengenai fungsi utama media dan masyarakat sipil sebagai pilar kontrol sosial.

Koordinator Divisi Advokasi AJI Yogyakarta, Afkar Aristoteles Mukhaer, menjelaskan bahwa jurnalis serta organisasi masyarakat sipil memiliki peran sebagai pengingat atas jalannya roda pemerintahan, bukan sebagai musuh negara. Ia menegaskan kritik yang disampaikan media merupakan bagian tak terpisahkan dari mekanisme demokrasi, yang penting dalam mengoreksi dan memperbaiki arah kebijakan negara sesuai perkembangan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Afkar juga mengingatkan, pelabelan negatif semacam itu berpotensi menggiring masyarakat untuk melihat kelompok kritis sebagai lawan negara, yang dapat membuka ruang terjadinya tindakan represif terhadap kerja jurnalistik di lapangan. Ia menyatakan, sejak disahkannya UU Pers, media memegang mandat untuk menyampaikan fakta dan informasi, sehingga setiap kritik yang muncul seharusnya dipandang sebagai masukan demi kemajuan negara.

Dalam pernyataan sikapnya, AJI Yogyakarta meminta Presiden untuk memberikan klarifikasi, sekaligus menyampaikan permintaan maaf apabila pernyataan tersebut memunculkan stigma dan bias terhadap profesi jurnalis beserta komunitas pers. Selain itu, mereka berharap pemerintah tetap menjamin kebebasan pers dan kebebasan berekspresi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Pers.

Para peserta aksi juga menegaskan, menjaga kemerdekaan pers bukan semata-mata kepentingan profesi jurnalis, melainkan hak masyarakat dalam memperoleh informasi serta salah satu pilar utama demokrasi. Kritik dari pers mahasiswa dan komunitas pers, menurut mereka, harus dibaca sebagai bagian dari pengawasan publik dan bentuk tanggung jawab dalam memastikan kekuasaan berjalan dengan kontrol yang sehat.

Berita Terkait

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB