slot preparation.lsrs.lu

Bupati Gayo Lues  Buka Liga 4 Aceh 2025/2026, Kompetisi Resmi Bergulir di Blangkejeren

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 02:15 WIB

50642 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Kompetisi Liga 4 Aceh musim 2025/2026 resmi dimulai sore ini di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., secara simbolis membuka turnamen pada Sabtu (15/11/2025) yang menjadi ajang bergengsi tahunan bagi klub-klub papan bawah Aceh yang bersaing memperebutkan tiket promosi ke jenjang yang lebih tinggi.

Atmosfer sepak bola terasa sejak pagi hari di jantung kota Blangkejeren. Para suporter mulai memadati stadion sejak siang, menyambut pembukaan yang ditandai dengan seremoni budaya khas Gayo, termasuk penampilan Tari Saman yang menjadi ikon daerah tersebut. Sebagai tuan rumah Grup A, PSGL Gayo Lues didapuk menjadi pembuka kompetisi sekaligus pusat perhatian publik olahraga Aceh.

Bupati Suhaidi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Asprov PSSI Aceh yang menggelar pembukaan kompetisi di Gayo Lues. Ia berharap, melalui ajang ini, geliat sepak bola di daerah bisa terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan generasi muda dari seluruh pelosok Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan hanya pertandingan, tapi semangat kebersamaan, sportivitas, dan harapan terhadap masa depan sepak bola Aceh. Kita bangga karena Blangkejeren dipercaya menjadi bagian dari perjalanan kompetisi Liga 4 musim ini,” ujarnya di hadapan ribuan penonton yang memadati tribun.

Liga 4 Aceh musim ini diikuti oleh 17 klub dari seluruh daerah. Dalam pengundian grup yang telah dilakukan melalui workshop dan manager meeting pada akhir September lalu, empat klub ditunjuk sebagai tuan rumah untuk fase penyisihan grup, meliputi PSGL Gayo Lues, Persabar Meulaboh, PSAP Sigli, dan Kuala Nanggroe Banda Aceh. Keempatnya akan melangsungkan laga kandang di wilayah masing-masing dengan semangat kompetitif yang tinggi.

Menggunakan format setengah kompetisi, Liga 4 Aceh musim ini dipastikan penuh persaingan. Hanya juara dan runner-up dari masing-masing grup yang berhak melaju ke babak delapan besar, membuat setiap pertandingan sangat menentukan.

Pertarungan sengit diprediksi akan menghiasi tiap pekan jalannya kompetisi. Klub-klub tradisional dengan sejarah panjang seperti PSBL Langsa, Persip Pase, dan Juang FC harus bersiap menghadapi tekanan dari tim-tim muda yang penuh ambisi dan tengah mencuri perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, ajang ini juga diharapkan menjadi ruang lahirnya bintang-bintang muda berbakat dari tanah Aceh. Liga 4 tidak hanya menjadi perebutan peringkat dan promosi, tetapi juga panggung penting unjuk kemampuan pemain-pemain lokal yang memiliki potensi besar untuk mengisi level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Kehadiran pemerintah kabupaten dalam pembukaan kompetisi, menurut pengurus Asprov PSSI Aceh, memberi energi tambahan bagi pembinaan sepak bola daerah. Dukungan kepala daerah seperti yang ditunjukkan Bupati Suhaidi, dinilai menjadi bagian penting dalam ekosistem olahraga yang memerlukan sinergi antarinstansi dan masyarakat luas.

Dengan telah dimulainya kompetisi sore ini, seluruh mata pecinta sepak bola Aceh kini tertuju pada pergelaran yang akan berlangsung intens sepanjang fase penyisihan. Para pemain, pelatih, dan pendukung siap memberikan yang terbaik demi membawa nama daerah masing-masing melaju sejauh mungkin dalam turnamen ini.

Liga 4 Aceh pun kembali hadir tak hanya sebagai ajang persaingan, tapi juga simbol kebangkitan sepak bola lokal yang terus bertaruh pada semangat, talenta, dan kebanggaan daerah. Kick-off sudah dimulai, babak baru sepak bola Aceh resmi dibuka dari kaki Bukit Barisan. (*)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB