slot preparation.lsrs.lu

Kejaksaan Aceh Singkil Diminta Usut Dugaan Ketidakadilan di Baitul Mal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:07 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL, 10 Oktober 2025 — Desakan muncul dari masyarakat sipil agar Kejaksaan Negeri Aceh Singkil segera turun tangan menyikapi dugaan ketidakadilan yang dilakukan oleh Komisioner dan Ketua Baitul Mal Aceh Singkil. Penegasan ini disuarakan oleh Ketua Lembaga Lauser Aceh, yang menilai adanya praktik pilih kasih dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat melalui lembaga tersebut.

Menurut Ketua Lembaga Lauser Aceh, selama ini banyak masyarakat telah berusaha mengajukan proposal permohonan bantuan ke Baitul Mal. Namun, permohonan itu tidak mendapatkan tanggapan, bahkan berujung tanpa kejelasan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses atau relasi dengan pihak-pihak tertentu. Keadaan ini dinilai mencederai keadilan dan semangat pelayanan publik yang seharusnya menjadi dasar kerja lembaga seperti Baitul Mal.

“Yang kami lihat, kalau yang punya bekingan, cepat sekali dibantu. Tapi masyarakat biasa yang betul-betul butuh bantuan, malah diabaikan. Ini contoh nyata ketidakadilan yang dipertontonkan di Aceh Singkil,” katanya. Ia menyebut praktik demikian sangat merugikan masyarakat kecil yang seharusnya menjadi prioritas dalam program bantuan dan pemberdayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakpuasan terhadap kinerja Baitul Mal ini tidak berhenti pada narasi ketimpangan. Kekecewaan juga merembet ke sisi integritas kelembagaan, di mana Ketua Lembaga Lauser Aceh secara terbuka menyatakan bahwa jika lembaga-lembaga seperti Baitul Mal tidak lagi berpihak kepada rakyat, maka sebaiknya dibubarkan saja. Ia menilai, semangat pelayanan dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat telah bergeser menjadi kepentingan sempit yang hanya menguntungkan segelintir orang.

Pihaknya pun meminta agar kejaksaan segera mengambil langkah hukum untuk memanggil dan memeriksa para pejabat di Baitul Mal Aceh Singkil, guna mendalami apakah benar telah terjadi dugaan penyalahgunaan kewenangan atau bentuk lain dari praktik diskriminatif dalam penyaluran bantuan.

Masyarakat disebut menaruh harapan besar pada aparat penegak hukum agar tidak tinggal diam terhadap kegelisahan yang berkembang di tengah warga. “Apakah hukum masih berjalan atau tidak, nanti kita lihat dari keseriusan aparat dalam menangani masalah ini,” ujarnya, sembari menegaskan bahwa kesenjangan akibat perilaku tidak adil akan menyebabkan ketidakpercayaan terhadap pemerintahan secara luas.

Dorongan itu juga menyampaikan pesan yang kuat bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keadilan adalah fondasi yang tidak boleh ditawar dalam sistem pemerintahan, terlebih di level daerah yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan mendasar masyarakat. (red)

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB