HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:22 WIB

50199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, 15 Oktober 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPD APKASINDO) Kabupaten Aceh Singkil menyayangkan proses pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan yang sedang berlangsung di Aceh Singkil tidak melibatkan perwakilan petani sawit.

Ketua DPD APKASINDO Aceh Singkil, *Syarifuddin Bancin*, menegaskan bahwa sebagai organisasi yang menaungi 17 ribu lebih petani sawit rakyat di Aceh Singkil, kelompok tani dan APKASINDO seharusnya terlibat dan jadi bagian dari upaya penyelesaian bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak dilibatkan. Padahal sesuai arahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bahwa ‘biarlah meter yang berbicara’, seharusnya pengukuran ini transparan dan melibatkan semua pihak terdampak, termasuk petani,” ujar Syarifuddin Bancin, Rabu (15/10).

APKASINDO mencatat ada 11 perusahaan dan koperasi yang harus menjadi prioritas ukur ulang sesuai desakan masyarakat: PT Delima Makmur, PT Socfindo, PT Nafasindo , PT Astra, dan lainnya. Isu utamanya adalah kelebihan garapan di luar HGU dan kewajiban plasma 20% yang belum terealisasi.

Syarifuddin Bancin meminta 3 hal:

1. *Pemda Aceh Singkil dan BPN harus terbuka:* Libatkan APKASINDO, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat adat di lapangan saat pengukuran, bukan hanya di ruang rapat tertutup.
2. *Tegakkan Aturan Plasma 20%:* Sesuai Kepmen ATR/BPN No. 107/HGU/KEM-ATR/BPN/2018, perusahaan wajib bangun kebun masyarakat. Jangan ukur ulang hanya untuk perpanjangan, tapi lupakan hak petani.
3. *Jalankan Instruksi Gubernur Aceh No. 500.8/9625:* Jika hasil ukur ada kelebihan lahan, kembalikan untuk masyarakat agar masyarakat tidak jadi penonton di negeri sendiri.

“Kami mendukung penuh program ukur ulang HGU oleh Gubernur. Tapi jangan sampai prosesnya ‘kongkalikong’ dan mengulang kesalahan lama. APKASINDO minta transparansi. Petani harus tahu batas mana hak perusahaan, mana hak masyarakat,” tegas Syarifuddin.

APKASINDO Aceh Singkil akan bersurat resmi ke Bupati Aceh Singkil dan Kanwil BPN Aceh untuk meminta keterlibatan formal dalam Tim Bersama Peninjauan Ulang HGU.

Berita Terkait

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana
Silvana Bayu Minta Pemerintah Evaluasi Program MBG, Pelibatan Kantin Sekolah Jangan Menambah Beban Baru
Desakan Penegakan Hukum Meningkat, Polres Aceh Singkil Diuji atas Kasus Dugaan Pengeroyokan Wartawan
Profesor Sutan Nasomal Penanggung jawab Timpas 1 Yakin Golkar Aceh Singkil Di pimpin Safriadi Oyon SH Akan Maju Melambung,!!
Pengajian Galon Kupi ke-47 Berakhir Khidmat, Hadiah dan Kepedulian Warnai Penutupan
Sekda Aceh Singkil Diminta Terbitkan Surat Tugas Inspektorat, Para Kades Minta Audit Menjelang Akhir Masa Jabatan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru