PWI Pusat Resmi Dikukuhkan, Menkomdigi: Pers Jadi Cahaya Kebenaran dan Persatuan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 04:01 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surakarta, Baranews — Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Sabtu (4/10/2025) dalam sebuah prosesi khidmat di Gedung Monumen Pers Indonesia, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Acara yang sarat nilai sejarah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi kewartawanan tertua di Indonesia, sekaligus menandai momentum persatuan pasca dinamika internal berkepanjangan.

Sebanyak 134 orang pengurus PWI Pusat dilantik langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, yang hadir bersama sejumlah tokoh pers dan pejabat tinggi negara.

Dalam sambutannya, Akhmad Munir, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, menegaskan pentingnya persatuan dalam menata kembali peran dan marwah PWI. Ia menyebut, kebangkitan organisasi tak dapat terjadi tanpa terlebih dahulu menyatukan kembali elemen-elemen yang sempat terbelah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanpa persatuan, organisasi PWI lumpuh. Dengan persatuan, PWI kini bisa kembali berperan menjaga martabat pers Indonesia,” ujar Munir.

Ia juga mengingatkan kembali kondisi organisasi yang sempat berada di titik nadir, hingga akhirnya menyatu kembali melalui Kongres Persatuan yang digelar di Cikarang pada 30 Agustus 2025.

Munir menegaskan bahwa PWI memegang mandat penting dalam mewujudkan kehidupan pers yang merdeka, profesional, bermartabat, dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada para pengurus baru, yang disebut telah melalui seleksi ketat berdasarkan kapasitas dan komitmen.

“Keberadaan saudara-saudara sekalian dalam kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia melalui proses yang selektif dan dipercaya mampu mengemban misi tersebut,” tegasnya.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam pidatonya menyebut, pengukuhan ini ibarat menyalakan kembali cahaya kebenaran dalam tubuh pers nasional. Ia menyampaikan bahwa pers yang kuat, independen, dan bersatu memiliki peran sentral dalam menjaga keutuhan bangsa dan kualitas demokrasi.

“Pengukuhan ini menegaskan kembali arti penting pers bagi cahaya kebenaran dan persatuan bangsa,” ungkap Meutya.

Meutya mengenang saat dirinya baru dilantik sebagai menteri dan menerima kunjungan sejumlah tokoh senior pers yang meminta dukungan dalam proses penyatuan PWI. Sebagai mantan jurnalis, ia mengaku merasakan beban moral yang besar dalam menyikapi kondisi tersebut.

“Waktu itu saya baru dilantik menteri, kedatangan senior-senior pers. Karena saya dulunya wartawan, kalau kedatangan senior agak ndredek-ndredeknya, membicarakan mengenai bagaimana menyatukan PWI,” ujarnya.

Meutya menjelaskan bahwa pemerintah sejak awal bersikap hati-hati, dengan tidak melakukan intervensi dalam dinamika internal organisasi wartawan tersebut. Ia menyebut, langkah itu sebagai wujud penghormatan terhadap independensi pers Indonesia.

“Pemerintah menjaga betul sejauh mana kita tidak terlibat dalam penyatuan ini. Pemerintah memposisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi,” tegasnya.

Ia menilai lahirnya PWI hasil kongres persatuan adalah langkah penting dalam memperkuat posisi pers nasional, sebagai institusi yang menjunjung tinggi etika, integritas, dan tanggung jawab sosial. Meutya menambahkan, persatuan ini akan memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan era digital dan menjaga keadaban publik.

“Pemerintah berdiri bersama pers yang independen, profesional, dan bersatu. Dengan pers yang kuat, demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” ujarnya.

Hadir dalam acara pengukuhan antara lain Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol Erwin Kurniawan, Wakapolda Jawa Tengah Kombes Pol Latif Usman, Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Surakarta. Sejumlah Ketua PWI Provinsi dari seluruh Indonesia juga turut hadir dalam prosesi tersebut. (*)

Berita Terkait

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru