Jokowi Resmi Jadi Anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 12:28 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Presiden ke-7 RI Joko Widodo resmi ditunjuk sebagai anggota Global Advisory Board alias Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy. Pengumuman ini disampaikan langsung lewat laman resmi Bloomberg pada Selasa (23/9/2025).

Jokowi bergabung dengan 21 tokoh dunia lainnya dalam dewan elit yang dibentuk sejak April 2025. Forum ini didesain sebagai ruang strategis untuk merespons beragam tantangan global, mulai dari krisis iklim, tensi geopolitik, hingga transisi ekonomi digital.

“Para anggota dewan dipilih karena memiliki pengalaman tingkat tinggi dalam pemerintahan, bisnis, maupun organisasi multilateral. Sehingga masukan mereka akan sangat penting dalam memandu upaya kami,” tulis Bloomberg dalam pengumumannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah tokoh berpengaruh dunia juga duduk bersama Jokowi di dewan ini, di antaranya mantan Perdana Menteri Italia dan eks Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong, Wakil Direktur Pelaksana IMF Gita Gopinath, dan mantan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo.

Keikutsertaan Jokowi dalam Dewan Penasihat Global ini dinilai sebagai pengakuan terhadap perannya selama dua periode kepemimpinan di Indonesia, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, transisi energi, serta peran aktif dalam diplomasi ekonomi internasional.

Bloomberg New Economy sendiri merupakan forum internasional lintas sektor yang digagas oleh pendiri Bloomberg LP, Michael R. Bloomberg. Forum ini fokus membahas masa depan ekonomi global, terutama di negara-negara berkembang. Forum tahunan selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Singapura pada November 2025.

Penunjukan Jokowi juga memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi negara berkembang untuk menyuarakan kepentingannya dalam pembentukan arah kebijakan ekonomi dunia ke depan.

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru