200 Siswa di Banggai Kepulauan Diduga Keracunan Setelah Makan Gratis, RS Trikora Penuh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 02:41 WIB

50297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banggai Kepulauan – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah sekitar 200 siswa di Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami keracunan massal, Rabu (17/9/2025). Para siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai menyantap makanan yang dibagikan di sekolah mereka.

Sebagian besar korban dilarikan ke Rumah Sakit Trikora Salakan untuk mendapatkan penanganan medis. Akibat membludaknya pasien, pihak BPBD setempat bahkan mendirikan tenda darurat di halaman rumah sakit untuk membantu penanganan darurat.

“Jumlah pasien terus berdatangan, ada yang sebelumnya sudah pulang tapi balik lagi karena kondisinya memburuk,” kata seorang tenaga medis di RS Trikora.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video dan foto kondisi rumah sakit yang penuh mulai beredar di media sosial, membuat peristiwa ini viral dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat luas, terutama para orang tua siswa.

Dugaan awal mengarah pada menu makanan tertentu yang disajikan dalam program MBG. Tak lama setelah mengonsumsi makanan, para siswa merasakan gejala yang seragam.

“Anak saya baru makan, lalu bilang perutnya mual, terus muntah. Ada juga temannya yang langsung lemas,” ujar salah satu orang tua korban.

Data dari lapangan menyebutkan bahwa dari sekitar 3.000 siswa penerima program MBG di wilayah Tinangkung, ratusan di antaranya kini menjadi korban dugaan keracunan. Tim medis saat ini masih terus bekerja menangani pasien yang datang secara bergelombang.

Pemerintah daerah melalui dinas kesehatan, bersama aparat kepolisian, langsung melakukan penyelidikan dan pengambilan sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium. Fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi penyebab utama kasus tersebut.

“Investigasi sedang berjalan, kami sedang menelusuri jalur distribusi makanan dari hulu ke hilir untuk mencari titik lemahnya,” ujar perwakilan dari Dinas Kesehatan.

Sementara itu, pihak penyelenggara program MBG di tingkat kabupaten hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun tekanan publik agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program semakin menguat.

Warganet pun ramai mengangkat isu ini di media sosial, banyak dari mereka mempertanyakan kualitas bahan makanan dan pengawasan pelaksanaan program. Tagar seperti #MBGBanggai, #KeracunanMassal, dan #MakanGratisAman mulai bermunculan.

Publik kini menanti tanggapan dan solusi nyata dari pemangku kebijakan agar kejadian seperti ini tidak terus berulang. Apalagi program makan bergizi menyasar anak-anak yang semestinya menerima manfaat, bukan menjadi korban. (*)

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru