Petugas Masak MUQ Aceh Selatan Klarifikasi Isu Makanan Santri: “Kami Masak Sehari Tiga Kali, Sesuai Prosedur”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 23:20 WIB

50428 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Sejumlah juru masak Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan memberikan klarifikasi terkait polemik seputar pengelolaan makanan santri. Klarifikasi ini muncul setelah adanya kunjungan dari petugas Puskesmas Tapaktuan dan KP3S pada Senin, 15 September 2025, yang meninjau langsung dapur masak di lingkungan asrama.

Dalam pemeriksaan tersebut, tiga petugas masak yakni Betty, Devi, dan Rina dimintai keterangan mengenai sistem penyajian makanan santri. Mereka menegaskan bahwa kegiatan memasak dilakukan tiga kali sehari sesuai dengan kebutuhan.

“Kami masak sehari tiga kali, untuk makan pagi dimasak pagi hari, makan siang dimasak siang hari, dan untuk makan malam dimasak sore hari. Jadi tidak ada makanan yang disimpan dalam jangka lama,” ujar Betty, Senin 15 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada disampaikan petugas masak lainnya, Devi. Ia menegaskan bahwa makanan yang tersaji untuk santri langsung dihidangkan setelah dimasak, tanpa melalui proses penyimpanan. “Kalau pun ada tersisa, biasanya kami bawa pulang untuk keluarga. Itupun jarang sekali,” jelasnya.

Sementara itu, Rina menambahkan bahwa pihaknya selalu menjaga kebersihan dapur dan peralatan masak. “Alhamdulillah, waktu diperiksa petugas sidak yang katanya dari puskesmas dan komite sekolah tadi, mereka juga mengakui dapur bersih dan proses masak sesuai standar. Kami akan terus menjaga kualitas supaya santri bisa makan dengan aman dan nyaman,” kata Devi.

Dari hasil pemeriksaan, petugas Puskesmas dan KP3S juga menilai dapur masak MUQ dalam kondisi bersih serta pengolahan makanan telah sesuai dengan standar kesehatan. Petugas hanya memberikan arahan tambahan agar makanan yang telah dihidangkan tetap dijaga hingga seluruh santri selesai makan, demi keamanan konsumsi.

“Pas, masuk berita ada belatung, kami pun bingung juga belatung nya dari mana karena makanan yang dimasak itu untuk sekali makan tidak disimpan, bahkan kami tidak punya lemari penyimpanan,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:26 WIB

Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru