Gubernur Aceh dan Empat Balai Kementrian PU Sepakat Perkuat Sinergi Infrastruktur di Aceh

ADMIN

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 16:30 WIB

50665 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita berharap dengan sinergi bersama balai-balai teknis di Aceh, pembangunan yang ada bisa lebih selaras dan tepat sasaran, terutama untuk kepentingan masyarakat,”

JAKARTA – Gubernur Aceh bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, S.T., M.T., menggelar pertemuan penting yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Balai Kementerian PUPR demi mempercepat pembangunan infrastruktur di Tanah Rencong.

Dalam kesempatan itu, Heri Yugiantoro menegaskan kembali tugas dan fungsi BPJN Aceh, yakni memimpin, merencanakan, melaksanakan, serta mengendalikan pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan nasional di wilayah Aceh. “Fokus kami adalah memastikan seluruh program jalan nasional berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan lahan, hingga pengawasan teknis di lapangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Aceh menilai koordinasi ini krusial, mengingat Aceh masih membutuhkan infrastruktur yang memadai untuk membuka isolasi wilayah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi daerah. “Kita berharap dengan sinergi bersama balai-balai teknis di Aceh, pembangunan yang ada bisa lebih selaras dan tepat sasaran, terutama untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Gubernur yang hadir bersama Hj. Salmawati, S.E., M.M., anggota DPRA Ketua Badan Reintegrasi Aceh Dr. (Cand) Jamaluddin SH MH.

Pertemuan juga dihadiri oleh jajaran balai di bawah Kementerian PUPR, antara lain Tommy Permadhi (Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Aceh), Ir. Zulkarnaini, S.P., S.T., M.Si (Kepala Balai Pengadaan Jasa Konstruksi Aceh), Zulkarnaen (Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Aceh), serta Syarifah Rahimah (Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh). Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Aceh.

Selain soal pembangunan jalan dan jembatan, pertemuan turut membahas peran strategis BP2JK dalam pengelolaan risiko pengadaan barang/jasa, pelaksanaan zona integritas, manajemen risiko, hingga penguatan kepatuhan internal. Hal ini diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan Aceh tidak hanya bergantung pada program daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui balai-balai teknis. Dengan sinergi ini, diharapkan Aceh mampu mempercepat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.*

Berita Terkait

Pengusaha Nagan Raya Aris Wandi Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana Negara, Bawa Aspirasi Ketahanan Pangan Aceh
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Tambang Ilegal Resahkan Masyarakat; Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Desak Kapolres Aceh Selatan Usut & Tindak Pelaku
Register Tanah, Dana Hibah, Hingga Uang Kampanye: Alam Baka Bongkar “Paket Lengkap” Dugaan Korupsi Lampung
Listrik Kerap Padam Saat Beban Puncak, PLN Akui Mesin Rusak dan Alami Arus Defisit, Warga Gayo Lues Desak Pembaruan Infrastruktur
Video Lama Bermunculan Jelang Agenda Agustus, PW GP Al Washliyah DKI: Jangan Terjebak Provokasi!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Polri Pastikan Tindakan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah: Kuasa Hukum Soroti Dugaan Cacat Prosedur Penyitaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Mahfud MD Soroti Kemajuan dan Ketimpangan, Serukan Perbaikan Integritas Kekuasaan di Usia 81 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Saksi LKPP Jelaskan Mekanisme e-Katalog dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Pemerintah Kejar Revisi UUPA Tahun Ini, Menkum: Presiden Perintahkan Selesaikan Persoalan Aceh Jelang Otsus Berakhir 2027

Berita Terbaru