Sri Mulyani Angkat Bicara Usai Rumah Diberondong Massa, Tekankan Tanggung Jawab Negara di Tengah Musibah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 01:43 WIB

50408 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, akhirnya buka suara setelah rumah pribadinya di Bintaro, Jakarta Selatan, menjadi sasaran penjarahan oleh massa pada Minggu, 31 Agustus 2025. Peristiwa ini sempat memicu kehebohan di publik dan muncul berbagai spekulasi terkait statusnya di Kabinet Merah Putih.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang memberikan simpati, doa, serta dukungan moral dalam menghadapi musibah tersebut. Ia menekankan bahwa perhatian publik menjadi kekuatan tersendiri untuk tetap tegar di tengah tekanan.

“Membangun Indonesia adalah perjuangan panjang yang tidak mudah, penuh rintangan, dan bahkan berbahaya,” tulis Sri Mulyani dalam unggahannya. Pernyataan ini menunjukkan kesadaran mendalam akan tantangan yang dihadapi seorang pejabat negara, khususnya dalam mengelola keuangan negara di tengah kondisi sosial-politik yang dinamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Mulyani juga menegaskan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya terikat oleh sumpah untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945 dan seluruh regulasi negara, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia menekankan pentingnya prinsip-prinsip hukum dan mekanisme demokrasi, termasuk jalur judicial review di Mahkamah Konstitusi, apabila publik merasa terjadi pelanggaran konstitusi.

“Sebagai pejabat negara, saya berkomitmen untuk tetap menjalankan tugas berdasarkan aturan dan konstitusi, bukan kepentingan pribadi. Mekanisme demokrasi seperti judicial review menjadi penting jika ada persepsi pelanggaran konstitusi,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait status pengunduran diri Sri Mulyani di Kabinet Merah Putih. Namun, unggahan Sri Mulyani menunjukkan keteguhan sikap dan kesadaran penuh akan tanggung jawabnya sebagai pengemban amanat rakyat di tengah situasi yang sulit.(*)

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru