Wagub Fadhlullah Ajak Masyarakat Aceh Lakukan Hijrah Menuju Perubahan yang Lebih Baik

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 12:23 WIB

50438 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dengan menggelar zikir akbar dan tausiah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Kamis malam (26/6/2025).

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai titik awal perubahan ke arah yang lebih baik—baik dalam pembangunan daerah maupun kualitas ibadah dan kehidupan pribadi.

“Aceh harus lebih baik dari sebelumnya. Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membenahi diri dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam memperbaiki amalan dan kedekatan kita kepada Allah,” ujar Fadhlullah di hadapan ribuan jemaah yang memadati masjid kebanggaan masyarakat Aceh itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memperkuat pesannya, Fadhlullah mengutip sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Al-Hakim, “Barang siapa hari ini lebih baik dari kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa hari ini sama dengan kemarin, dia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa hari ini lebih buruk dari kemarin, maka dia termasuk orang yang celaka.”

Ia juga menegaskan komitmennya bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk terus mewujudkan visi pembangunan Aceh yang Islami, bermartabat, dan berkeadilan. “Semoga tahun ini menjadi awal perubahan yang lebih positif bagi kita semua,” tuturnya.

Tausiah KH Masyhuril: Jatah Hidup Berkurang, Mari Hijrah Maknawi

Sementara itu, Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) Majelis Ulama Indonesia, KH Masyhuril Khamis, yang menyampaikan tausiah 1 Muharram, mengingatkan jemaah bahwa pergantian tahun adalah momen refleksi penting bagi umat Islam.

“Bertambahnya tahun berarti berkurangnya jatah hidup kita di dunia. Maka gunakanlah waktu yang tersisa untuk memperbaiki diri, meningkatkan amal ibadah, dan menjauhi larangan Allah,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya hijrah maknawiyah—yakni berpindah dari keadaan yang buruk ke arah yang lebih baik secara spiritual dan moral. Menurutnya, setiap Muslim harus berani meninggalkan kebiasaan yang dilarang syariat dan berupaya hidup lebih taat.

KH Masyhuril juga mengajak masyarakat Aceh untuk kembali menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat. “Ketika Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, hal pertama yang beliau lakukan adalah membangun masjid. Ini menjadi teladan bagi kita bahwa masjid adalah pilar utama kekuatan umat,” ujarnya.

Peringatan 1 Muharram 1447 H di Banda Aceh ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan untuk Aceh dan seluruh umat Islam dalam memasuki tahun baru Hijriah.

(Red)

Berita Terkait

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala
Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala
Sinergi Bea Cukai, AVSEC SIM, dan Polresta Banda Aceh Gagalkan Pengiriman Sabu 1,9 Kilogram ke Jakarta
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Opini WTP ke-18 kali dari BPK-RI
Adi Maros Dorong Hilirisasi Gas South Andaman untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Maju
Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah
Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru