352 Mahasiswa UGL Aceh Ikuti KKN, Bupati Salim Fakhry: Mahasiswa Jaga Nama Baik Kampus

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 12:52 WIB

50374 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry melepas 352 mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 11 pada tahun ajaran 2025.

Pelepasan Mahasiswa KKN tersebut berlangsung di depan Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser Aceh, Jum’at, 09 Mei 2025.


Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry sekaligus selaku Ketua Dewa Pembina Yayasan mengatakan, kepada para mahasiswa mahasiswi yang mengikuti KKN agar dapat menjaga nama baik almamater dan menghormati norma yang berlaku di tempat KKN agar tidak terjadi hal hal yang dapat berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap kepada para mahasiswa KKN untuk dapat berbaur bersama ditengah tengah masyarakat, hilangkan perbedaan, sehingga nanti nya kegiatan KKN dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Salim Fakhry juga berpesan kepada para camat, Kapolsek, Koramil, kepala desa untuk dapat menerima para mahasiswa dengan sebaik baiknya serta dapat memberikan petunjuk dan arahan untuk mereka apabila mahasiswa ada kendala maupun kesulitan yang dialami dapat dicari jalan keluar terbaik.

“Untuk semua pihak yang terlibat, teruslah menjalin komunikasi dengan para mahasiswa maupun para supervisor KKN, sehingga kebersamaan dan kekeluargaan dalam KKN dapat terjalin dengan baik,” ucapnya.

Salim Fakhry berharap kepada mahasiswa mahasiswi agar tidak terlibat narkoba, apabila ada mulai dari sekarang tinggalkan. Pemerintah Aceh Tenggara saat ini fokus dan gencar untuk perang terhadap narkoba.

“Jangan pernah takut memberikan informasi kepada aparat atau kepada saya apabila kalian mengetahui peredaran narkoba di desa kalian masing masing untuk segera melaporkan,” ujarnya.

Salim Fakhry juga meminta kepada mahasiswa selama melaksanakan KKN untuk dapat terus mensosialisasikan bahaya narkoba ditengah tengah masyarakat karena narkoba sangat meresahkan.

“Pemerintah Aceh Tenggara bersama, Kapolres, Dandim dan semua pihak sudah menyatakan sikap perang terhadap narkoba. Jika ada informasi untuk segera melaporkan supaya Aceh Tenggara bebas dari narkoba,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Gunung Leuser Aceh, Indra Utama menyampaikan, mahasiswa mahasiswi yang mengikuti KKN ini terdiri dari berbagai fakultas, dimana mereka akan ditempatkan di 27 desa di lima Kecamatan Aceh Tenggara, diantaranya, Kecamatan Bambel, Lawe Alas, Tanoh Alas, Badar dan Kecamatan Semadam.

Kemudian, untuk mahasiswa yang melaksanakan KKN agar selama di desa nantinya dapat mengingat dan menerapkan sesuai tema yakni pemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri, kreatif berbudaya dan bebas dari narkoba.

“Tentunya kami berharap mahasiswa UGL Kutacane dapat melahirkan terobosan dan progam yang benar benar menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat desa, seperti memperbaiki monografi desa, membantu penerapan penyuluhan pertanian dan melaksanakan pendidikan tambahan bagi anak anak di ujarnya.

Ditempat yang berbeda dan halaman yang sama tepat nya di kantor kecamatan Banbel ruangan aula , acara pelepasan serta penyerahan 103 mahasiswa KKN , acara tersebut di pandu oleh protokol Panitia dari UGL La gsung kata arahan serta pemberitahuan kepada mahasiswa UGL KKN Oleh Sektaris umum Universitas Gunung Leuser Saragapa”
Mengatakan harapan nya kepada mahasiswa Universitas Gunung Leuser KKN supaya menjaga etika “.
Kemudian lanjut dengan penyerahan dan pelepasan mahasiswa tersebut di bawakan oleh Sektaris Camat Bambel Dewi Desi Fahmi SH juga mengatakan “” kepada kepala desa yang ada di tempat tersebut yang mana mahasiswa UGL KKN itu di tempatkan supaya membawa nya langsung ke desa desa nya” sebut nya.

Menurut Keterangan awak media kegiatan tersebut berjalan dengan lancar sukses aman dan kondusif.
(Peliput MHD SABRI)

Berita Terkait

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan
PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik
Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara
Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru