DPRK Aceh Selatan Apresiasi Gerak Cepat Bupati dan Dinas Pengairan Aceh Jawab Keluhan Petani di Labuhanhaji Barat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 00:53 WIB

50474 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Gerak cepat Bupati dan Kepala UPTD V Pengairan Aceh dan Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Aceh Selatan meninjau langsung lokasi pembangunan intake di Kabupaten Aceh Selatan adalah langkah cepat yang patut diapresiasi.

Apalagi, rekanan Dinas Provinsi Pengairan Aceh langsung turun membawa alat berat excavator untuk memperbaiki saluran intake krueng baru tersebut untuk menjawab keluhan warga.

“Kita berikan apresiasi kepada Bupati Aceh Selatan, Kepada Dinas Pengairan Aceh dan Rekanan yang begitu tanggap dengan keluhan warga,” ungkap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Zalfazli Z, Rabu 16 April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Zalfadhli, langkah yang telah diambil oleh Dinas Pengairan Propinsi Aceh dengan turun langsung secara bersama dengan mengarahkan excavator dengan menggali lumpur dan kayu yang dibawa oleh air disaat banjir.

“Kita juga mohon maaf, jika sebelumnya sempat menyampaikan informasi salah desain dari masyarakat mengenai salah design terhadap tanggul pengaman sungai di Krueng Baru tersebut. Sesudah mendapat penjelasan dari Dinas Pengairan Aceh kita sudah memahami letak permasalahan sebenarnya,” jelasnya.

Kata Zulfadhli, setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, maka diketahui tidak mengalirnya air ke saluran irigasi warga tersebut muurni akibat banjir besar dan penimbunan sedimen. Karena ketika arus sungai deras di musim hujan selain sedimen juga membawa kayu-kayu yang lumayan besar.

Sebagai wakil rakyat, dia berharap ke depan Dinas Pengairan Aceh tetap memperhatikan pembangunan Kabupaten Aceh Selatan di bidang Pembangunan Sungai dan Pantai. “Mudah-mudahan dengan sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Aceh semua persoalan masyarakat dapat lebih cepat tertangani,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Berita Terbaru