Menjelang Nataru, Ketua FJI Himbau Masyarakat Cegah Perkembangan Paham Radikal dan Intoleran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 19 Desember 2024 - 05:56 WIB

507,076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA || Perkembangan paham radikal dan intoleran masih menjadi permasalahan di masyarakat diantaranya di wilayah DIY, dimana hal ini juga menjadi perhatian dari Durahman, selaku Ketua FJI dan tokoh Ormas Islam DIY.

“Kita lihat bahwa saat ini masih banyak penangkapan pelaku terorisme oleh pihak Kepolisian khususnya mendekati hari Raya Natal dan Tahun Baru yang rawan dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan aksi amaliyah oleh jaringan terorisme,” imbuhnya.

Durahman mengingatkan, agar masyarakat waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh kelompok radikal dan intoleran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan agama tertentu untuk melakukan aksi melanggar hukum (kelompok radikal dan intoleran),” ucap Durahman.

Ketua FJI juga menghimbau kepada masyarakat, agar bijak menggunakan media sosial mengingat saat ini jaringan pelaku teror juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana perekrutan mereka.

“Kami juga meminta masyarakat agar bijak menggunakan media sosial untuk mengantisipasi penyebaran dan perekrutan oleh kelompok radikal dan intoleran melalui sarana media sosial di masyarakat,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Abdul Haris Nepe: Anarkisme, Tanda Gagalnya Komunikasi Gerakan Mahasiswa
Abdul Haris Nepe Soroti Degradasi Gerakan Mahasiswa, dalam Diskusi CLS Yogyakarta
2 WNA Pakai Alamat Fiktif, Ditangkap Imigrasi Yogyakarta karena Manipulasi Izin Tinggal Investor
Rilis Lebih dari 14 Single, Zahra Zee Siap Jadi Ikon Lagu Anak Indonesia
Kisah Inspiratif, Suami-Istri Guru Besar UGM Dedikasikan Hidup untuk Protein Hewani Indonesia
Wagub Fadhlullah Silaturahmi dengan Mahasiswa Aceh di Yogyakarta
Tangkal Paham Intoleransi & Radikalisme, Ponpes Ibnul Qoyyim Yogyakarta Gelar Wasbang untuk Santri
Menteri Pertanian: Kurangi Impor Rp 37 Triliun, Wujudkan Swasembada Bersama Peternak Lokal

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:54 WIB

Satu Bulan Tanpa Kepastian, Pengungsi Banjir Aceh Timur. Kami Mau Pindah ke Mana?

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:52 WIB

Komitmen Sentuhan Pimpinan Diawal Tahun 2026: Kapolres Kampar Cek Kesiapan Pos Pam Tapung, Beri Bingkisan, Kapolres: Tetap Semangat, Masyarakat Terlayani

Minggu, 28 Desember 2025 - 04:09 WIB

HWK Sumbar Tembus Daerah Terisolir di Solok, Soroti Urgensi Bantuan Hunian dan Pemulihan Ekonomi Pascabanjir

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:40 WIB

POLRI–TNI Amankan Perayaan Natal di Kabupaten Gayo Lues Pascabanjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:53 WIB

BRIN Paparkan Riset Strategis pada Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk Dukung Pembangunan Daerah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:42 WIB

Disaksikan Menhut, Gubernur, Kapolda, Pangdam XlX, Kajati Riau: Panumbangan Sawit Awali Pemulihan Tesso Nilo

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:22 WIB

Bea Cukai Aceh Kirim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Lhokseumawe dan Langsa

Jumat, 12 Desember 2025 - 03:40 WIB

Bupati Jepara dan Agus Kliwir Sepakat Perkuat Legalitas Media di Jateng

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Kuala Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian: Ini Kronologisnya

Rabu, 7 Jan 2026 - 01:17 WIB