Yayasan Kampus Digital Pancasila Selengarakan Aplikasi Multimedia API Pancasila Universitas Cyber Pancasila Jenderal Besar TNI AH Nasution

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 18 Juni 2024 - 16:11 WIB

50323 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roberto Bangun Penatar P4 Meminta Prabowo Untuk Membuat Peraturan Terkait Pancasila Agar Tidak Jadi Multi Tafsir

JAKARTA |  Robinson Togap Siagian Dstp Evanglis World Bible School( WBS)Alumnus BP- 7 Penataran P4 Tingkat Nasional Pegawai BP7 Propinsi Jakarta Presiden Alumni Mahasiswa Pancasila( Mapancas) Perhimpunan Demokrasi Pancasila Indonesia( PDIP) bertemu dengan Drs Roberto Bangun Sesepuh Suku Karo Raja Batu Karang Mantan Anggota DPRD Jakarta Bersama Maaruf Amin Wapres RI – Pendiri Sekjen Partai Api Pancasila Penatar P4 di kediamannya Komplek Yay Pendidikan Bangun Jln Letjen Ali Sadikin Papanggo Jakarta.

Roberto Bangun Pegiat Pancasila Pengikut Soekarno berbincang panjang lebar mengenai perjalanan bangsa serta kecemasannya terhadap multi tafsir,12 aliran ideologi yang dibiarkan negara tumbuh subur di wilayah Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia tetap kuatir terhadap penafsiran ideologi bangsa Indonesia, sekalipun sudah dibubarkan organisasi wahabi radikal sejenis; FPI, HTI, JAD, dibasminya teroris, namun keragaman aliran ideologi bangsa , khususnya mazhab doktrin agama, negara kebangsaan tetap terancam bubar.

Roberto Bangun Penatar P- 4 meminta Prabowo Subianto Presiden RI untuk membuat Peraturan Pemerintah Melindungi Ideologi Pancasila mencegah multitafsir paham politik negara RI.

Untuk memantapkan pembinaan ideologi, dia menyambut baik gerakan Yayasan Kampus Digital Pancasila yang didirikan oleh Prof Dr MH Mantong MA Ketua Umum IPKI, yang pendiri Universitas Pancasila Menteng Jakarta Pusat- Lenteng Agung Jakarta Selatan.

Salah satu program pembinaan ideologi adalah membangun aplikasi multi media Api Pancasila yang akan diresmikan pada 28 Oktober 2024 Depok- Toba.

Robinson Togap Siagian Ketua Umum Yay LBH Pers Indonesia- Pemilik Hak Paten Aplikasi Kampus Digital Pancasila akan menyelenggarakan Universitas Cyber Pancasila Jenderal TNI AH Nasution Ketua Umum Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia( IPKI) Pettama pemilik Universitas Pancasila Jakarta Era Orba.

IPKI adalah organisasi massa yang berjasa menumpas organisasi terlarang melalui prestasi badan sayap; Pemuda Pancasila, Mahasiswa Pancasila( Mapancas), Sejana Pancasika Pelajar Pamcasila, Pekerja Pancasila Petani Pancasila, Universitas Pancasila dan Surat Kabar Api Pancasila

Terakhir Prof Dr MH Mantondang MA Ketua Umum IPKI mendirikan Yay Kampus Digital Pancasila menyelenggarakan pendidikan digital onsite- offsite kampus digital pancasila ( kampus digital pancadila .com dikelola Kol TNI Purn Maringan Sinaga MSc mantan Pejabat Lemhanas, sedangkan Ketua Rektorium dipinpin oleh Prof Dr Kharel Silitonga MA Ketua Organisasi DPW Pemuda Pancasila Bogor sahabat Yapto Soemarsono Ketum DPP Pemuda Pancasila( PP)

Drs Bangbang Soelistomo putra Bung Tomo Pahlawan Nasional 10 Nopember mantan Ketua Umum – Pembina IPKI mendukung lahir batin program aplikasi multimedia API PANCASILA yang di selenggarakan Yay Kampus Digital Pancasila di Kantor IPKI Gedung Joeang Menteng 31 Jakarta Pusat dengan Markas Multi Media Aplikasi Pancasila OlehJalaludin Tapaul .

( Berita Aplikasi Api Pancasila Yay Kampus Digital Pancasila melalui surel: lbhpersindonesian.com.RTS)

Lipsus: Jalal

Berita Terkait

Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim
DPN PERMAHI Dukung Langkah Presiden Prabowo Benahi BGN, Korupsi Program MBG Harus Diusut Hingga ke Akar
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*
Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang
Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:10 WIB

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru