HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Webinar Internasional FAI USM Bahas Kaedah Pembelajaran Anak Usia Dini di Era Digital

denny

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 23:32 WIB

50426 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Serambi Mekkah (USM) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui webinar bertajuk “Kaedah Pembelajaran Kanak-Kanak Pra Sekolah dan Membangun Karakter AUD di Era Digital.” Pada Selasa (11/11/25)

Acara berlangsung secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi USM. Kegiatan ini berjalan khidmat dan syahdu sejak awal hingga akhir.

Acara dipandu oleh MC Fisa Lifia, mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) FAI USM. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Sarwani, dengan saritilawah oleh Asrini. Selanjutnya, kegiatan resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Nurainiah, M.A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Program Studi PIAUD, Dr. Wahyu Khafidah, M.Pd., menjelaskan bahwa webinar ini menghadirkan pemateri internasional dari Malaysia, Dr. Syabubari, yang merupakan dosen di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PIAUD, PAI, dan Manajemen, dosen dari berbagai fakultas di lingkungan USM, dosen dari Tembilahan (Riau), serta mahasiswa dari UIN Lhokseumawe dan beberapa kampus lainnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Syabubari membahas kaedah pembelajaran anak usia dini yang berfokus pada asas perkembangan melalui pengalaman positif. Ia menekankan pentingnya pembelajaran berbasis bermain, seperti bermain peran, permainan blok, dan kegiatan kreatif lainnya.

Menurutnya, metode bermain dapat menumbuhkan kreativitas, imajinasi, kemampuan memecahkan masalah (problem solving), serta meningkatkan keterampilan sosial dan perkembangan motorik anak. Pendekatan yang berpusat pada anak juga dinilai mampu menumbuhkan motivasi intrinsik dan gaya belajar yang lebih mandiri.

Selain itu, anak usia dini juga didorong untuk belajar melalui proyek kecil baik secara individu maupun kelompok, dengan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Sementara itu, Dr. Wahyu Khafidah turut menyampaikan materi bertema “Metode Membangun Karakter AUD di Era Digital.” Ia menjelaskan bahwa dunia saat ini telah memasuki era Industri 4.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi, transformasi digital, dan komunikasi yang serba cepat.

“Era digital membawa ketersediaan informasi tanpa batas dan perubahan besar dalam kehidupan sosial serta ekonomi. Karena itu, pendidikan harus mampu membentuk karakter yang kuat,” ujarnya.

Dr. Wahyu menyebutkan beberapa karakter utama yang perlu dikembangkan mahasiswa PIAUD FAI USM, yaitu integritas dan kejujuran, semangat gotong royong dan kepedulian sosial, empati dan rasa percaya diri, religius dan toleran, serta kemandirian dan tanggung jawab.

Sesi tanya jawab berlangsung hangat. Beberapa peserta, di antaranya Wildayan dan Fitri Oflisa, menyampaikan pertanyaan menarik dan mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka menilai webinar internasional ini memberi pengalaman baru serta memperluas wawasan dalam praktik pembelajaran anak usia dini di kancah global. (*)

 

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat
Pergantian Inspektur Aceh Tuai Pertanyaan Publik, Pemerintah Diminta Jelaskan Secara Terbuka
Pengemis di Aceh Viral Gunakan QRIS, Pengunjung Warung Makan Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB