Wali Kota Jakarta Utara Lepas Tim Kemanusiaan PMI untuk Misi Bantuan ke Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:00 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Januari 2026 — Komitmen kemanusiaan kembali diwujudkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara melalui pengiriman relawan ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Sebanyak 21 relawan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam sebuah apel seremonial yang digelar di ruang rapat Wali Kota, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Kamis pagi.

Dalam arahannya, Hendra Hidayat menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para relawan yang akan menjalankan misi kemanusiaan di daerah yang hingga kini masih mengalami dampak bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem. Ia berpesan agar para anggota tim menjunjung tinggi sikap saling menghormati kepada masyarakat lokal dan alam sekitar selama berada di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan menjalin kerja sama yang solid di bawah komando pimpinan tim.

“Jaga kesehatan, hormati alam, hormati lingkungan, dan jaga sikap, perilaku, serta ucapan. Ini bukan sekadar perjalanan jauh, tetapi pengabdian yang diperuntukkan bagi sesama yang tengah dilanda duka,” ujar Hendra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengakui medan perjalanan yang akan dilalui para relawan bukanlah hal mudah. Jalur darat yang akan ditempuh menuju daerah pedalaman Aceh berisiko tinggi terhadap gangguan cuaca dan medan rusak. Namun demikian, ia optimistis keberangkatan tim ini akan menjadi kontribusi nyata Jakarta Utara dalam meringankan beban warga terdampak.

Sebanyak lima unit kendaraan operasional PMI disiapkan untuk mobilisasi tim. Rencananya, keberangkatan dilakukan usai Salat Jumat guna memaksimalkan persiapan tim dan logistik sebelum menempuh perjalanan panjang menuju Aceh.

Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, menjelaskan bahwa pemilihan Gayo Lues sebagai area operasi bukan tanpa pertimbangan. Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan tim pendahulu yang dikirim pada 18 Desember 2025, wilayah tersebut termasuk yang paling terdampak dan minim bantuan dari relawan kemanusiaan hingga saat ini.

“Informasi terakhir menyebutkan bahwa bencana susulan masih terjadi di beberapa titik. Tanah longsor kembali menutup akses jalan. Untuk itu, kami akan menyesuaikan pergerakan. Titik awal nanti akan dipusatkan di Kuta Cane, dan bila kondisi memungkinkan, kami akan lanjutkan ke wilayah Gayo Lues,” jelas Rijal.

Ia merinci bahwa selama berada di lokasi, tim akan membuka layanan kesehatan gratis bagi warga serta bantuan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan yang membutuhkan dukungan pemulihan mental. Layanan PMI rencananya berlangsung selama 21 hari, termasuk perjalanan pulang dan pergi.

PMI Jakarta Utara juga memastikan bahwa seluruh donasi yang telah diterima masyarakat akan disalurkan langsung kepada warga terdampak. Hingga tanggal 7 Januari 2026, total donasi uang yang dihimpun melalui pusat data dan informasi (Pusdatin) PMI Jakarta Utara telah mencapai Rp214.755.509. Selain itu, bantuan barang pokok dan perlengkapan juga telah dikumpulkan dan akan dibawa dalam pengiriman kali ini.

Keberangkatan ini menjadi gelombang kedua dari rangkaian aksi kemanusiaan PMI Jakarta Utara untuk warga Aceh. Diharapkan, kehadiran tim tersebut dapat membawa bantuan dan harapan baru bagi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat jejaring solidaritas nasional dalam penanggulangan bencana. (*)

Berita Terkait

Pengusaha Nagan Raya Aris Wandi Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana Negara, Bawa Aspirasi Ketahanan Pangan Aceh
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Tambang Ilegal Resahkan Masyarakat; Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Desak Kapolres Aceh Selatan Usut & Tindak Pelaku
Register Tanah, Dana Hibah, Hingga Uang Kampanye: Alam Baka Bongkar “Paket Lengkap” Dugaan Korupsi Lampung
Listrik Kerap Padam Saat Beban Puncak, PLN Akui Mesin Rusak dan Alami Arus Defisit, Warga Gayo Lues Desak Pembaruan Infrastruktur
Video Lama Bermunculan Jelang Agenda Agustus, PW GP Al Washliyah DKI: Jangan Terjebak Provokasi!

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB