Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:38 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang – Dunia hiburan Tanah Air kembali menghadirkan gebrakan segar lewat Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I, sebuah kompetisi menyanyi online tingkat nasional yang mengangkat kekuatan karya lokal ke panggung yang lebih luas. Album Bumi Kanjuruhan milik Vanya Wijaya menjadi inspirasi utama ajang tersebut, membawa nuansa alam, budaya, dan spiritualitas khas Malang ke dalam pengalaman musikal yang penuh emosi. Peserta sudah dapat mengirimkan video penampilan lagu bebas mulai 1 Mei hingga sebelum 31 Mei 2026 melalui WhatsApp 081532750907.

Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I menghadirkan dua kategori usia, yakni 10–15 tahun dan 16–20 tahun, dengan Grand Final Season I dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026. Ajang tersebut digagas oleh Senada Digital Records yang berkolaborasi bersama GSI Records. Format daring menjadi strategi utama untuk menjangkau talenta lintas daerah hingga mancanegara, sekaligus membuka peluang setara bagi penyanyi muda tanpa batas geografis.

Sebagai pusat inspirasi lomba, album Bumi Kanjuruhan tidak hanya menyuguhkan lagu, tetapi juga perjalanan batin yang kuat. Vanya Wijaya kepada awak media pada Sabtu (2/5/2026) mengatakan bahwa proses penghayatan lagu dilakukan melalui riset visual dan emosional terhadap lanskap Gunung Bromo, Tengger, Semeru, hingga Gunung Kawi. Pendalaman tersebut membentuk karakter vokal yang tidak sekadar teknis, tetapi juga menghadirkan “jiwa” dalam setiap nada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prosesnya seru banget! Sebelum mulai menyanyi, aku banyak baca cerita dan melihat foto-foto maupun video-video keindahan tempat-tempat tersebut. Aku mencoba merasakan seolah-olah aku sedang berdiri di puncak Semeru yang gagah atau merasakan kabut di Bromo,” ujar Vanya.

Lagu “Tanah Tiga Penjaga” menjadi salah satu tantangan utama dalam kompetisi karena menuntut keseimbangan antara kekuatan vokal dan emosi. Pendekatan tersebut menuntut kejujuran interpretasi agar pendengar benar-benar merasakan keindahan alam yang diangkat dalam lagu.

Vanya Wijaya menjelaskan pentingnya kontrol dinamika agar pesan tetap tersampaikan. “Aku harus mengatur tenaga suaraku, kapan harus meledak semangat dan kapan harus lembut. Kalau terlalu semangat nanti jadi berisik, kalau terlalu lembut nanti pesannya nggak sampai.”

Berbeda dengan energi besar “Tanah Tiga Penjaga”, lagu “Puisi Sunyi Gunung Kawi” menghadirkan suasana kontemplatif yang menuntut teknik vokal lebih halus. Vanya Wijaya menuturkan bahwa pendekatan dilakukan dengan napas lembut layaknya seseorang yang sedang merenung. Perbedaan pendekatan tersebut menjadi bukti luasnya spektrum musikal dalam album tersebut.

“Aku lebih banyak pakai teknik napas yang halus banget, seperti orang yang sedang curhat atau merenung sendirian di tempat yang sepi,” jelas Vanya.

Dalam konteks kompetisi, tantangan terbesar bagi peserta bukan hanya teknik, melainkan kemampuan menghadirkan rasa. Vanya Wijaya menegaskan bahwa juri akan mencari interpretasi paling jujur terhadap makna lagu. Peserta dituntut memahami setiap lirik agar mampu menyampaikan emosi secara utuh, bukan sekadar menunjukkan kemampuan vokal tinggi.

Dari sisi produksi, Denny Wijaya yang berperan sebagai produser, penyelenggara, sekaligus pelaksana teknis menekankan keseimbangan antara visi artistik dan sistem digital. Sistem kurasi dirancang presisi agar kualitas audio-visual tetap terjaga meskipun seluruh proses berlangsung secara daring.

“Menyeimbangkan aspek kreatif dan teknis adalah tantangan sekaligus peluang. Sebagai produser, fokus saya adalah menjaga ‘ruh’ dari album Bumi Kanjuruhan agar tetap terasa dalam setiap penampilan peserta,” ungkap Denny.

Pendekatan digital tersebut juga menghadirkan inovasi berupa konsep Universal Access yang memungkinkan partisipasi luas tanpa batas wilayah. Denny Wijaya menyebut bahwa teknologi menjadi jembatan untuk menghadirkan interaksi kreatif yang tetap hangat antara peserta dan juri. Format tersebut sekaligus membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk menunjukkan kualitas di panggung global melalui medium digital.

Di balik kekuatan narasi album, Rulli Aryanto sebagai penulis lagu dan produser menekankan pentingnya riset mendalam terhadap sejarah dan budaya Malang Raya. Pendekatan tersebut dipadukan dengan kemasan modern agar dapat diterima oleh berbagai kalangan.

“Riset pasti, banyak baca tentang sejarah Malang Raya dan Kanjuruhan. Tidak semua bisa kita angkat, tapi paling tidak poin besarnya bisa disampaikan dalam enam lagu tentang budaya, kekayaan alam, tradisi, dan nilai-nilai di dalamnya,” jelas Rulli.

Inspirasi utama dalam lagu-lagu seperti “Tanah Tiga Penjaga” dan “Puisi Sunyi Gunung Kawi” juga berakar pada kekuatan simbolik gunung-gunung legendaris Indonesia. Rulli Aryanto menyoroti nilai gotong royong, toleransi, dan penghormatan terhadap alam sebagai identitas bangsa. Harapan besar pun disematkan pada para peserta agar mampu mengekspresikan karya secara bebas namun tetap berada dalam koridor yang tepat, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Melalui Jiwantara Kanjuruhan 2026, musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium pengantar cerita lokal ke audiens global. Vanya Wijaya menggambarkan musik sebagai “surat cinta” dari Kanjuruhan untuk dunia, yang mampu memancing rasa ingin tahu lintas negara terhadap keindahan Indonesia. Ajang tersebut membuka jalan bagi generasi muda untuk tidak hanya bernyanyi, tetapi juga menjadi duta budaya melalui suara dan interpretasi mereka.

Materi lagu untuk lomba menyanyi Jiwantara Kanjuruhan 2026 tersedia melalui tautan berikut: https://youtube.com/playlist?list=PLJUTfoaqTYqOuZ7_upnvZbNIw5gBO2Z0i&si=YViJjXsn6y_gGEdN

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Amira Kim bersama Senada Digital Records Ceritakan Nusantara Lewat Nada
Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Dunia Musik Jadi Ruang Inklusif untuk Berkarya
Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin
Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Batas: Dari Penyanyi, Penulis Lagu hingga Recording Engineer
Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional
Zeya Prillian Adriaensen Siap Cetak Jejak Emas di Industri Film Tanah Air
Aisha Kamila Gaungkan Lagu Sunda Lewat Lomba Nyanyi Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Cici Wirdah Agsa Tampil Percaya Diri dalam Lomba Pidato Bahasa Aceh HUT RI ke-81 di Seunagan Timur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Pemkab Nagan Raya Usulkan Rehabilitasi 129 Hektare Sawah Terdampak Bencana kepada Kementan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Register Tanah, Dana Hibah, Hingga Uang Kampanye: Alam Baka Bongkar “Paket Lengkap” Dugaan Korupsi Lampung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Kecamatan Seunagan Timur Dorong Anak-anak Jadi Generasi Emas Masa Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kecamatan Seunagan Timur Gelar Beragam Perlombaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Nagan Raya Merahkan Bumi Seuramoe Mekkah, 3.000 Bendera Dibagikan Sambut HUT RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Semangat Kemerdekaan Menggema di Dusun Neupet, Aneka Lomba Digelar 15–17 Agustus

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Perkuat Sinergi Pertanian dan Infrastruktur Irigasi, DPW TMI Aceh Bersama DPD Se-Aceh Audiensi dengan BWS Sumatera I

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.