slot preparation.lsrs.lu

UNHCR Luruskan Informasi Penempatan Pengungsi Rohingya di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 16 Desember 2023 - 17:21 WIB

50966 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Protection Associate UNHCR Indonesia, Faisal Rahman meluruskan informasi perihal pengungsi Rohingya yang direncanakan mau ditempatkan di Kabupaten Gayo Lues.

Seperti dilansir dari Dialeksis.com, Faisal menerangkan bahwa rencana itu memang ada dibahas dalam rapat koordinasi antara Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dan Pj. Bupati Gayo Lues, pada Selasa (12/12/2023). Namun, hingga saat ini belum ada petunjuk atau tindaklanjut dari Pemerintah Provinsi Aceh terkait rencana tersebut.

“Di awal memang sempat ada opsi, bahwa Pemprov Aceh sedang mencari tempat untuk memindahkan pengungsi Rohingya sementara di Aceh Tamiang atau Gayo Lues,” kata Faisal saat diwawancarai Dialeksis.com, Sabtu (16/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Faisal, pilihan itu muncul karena Pemerintah Aceh ingin menyelesaikan permasalahan pengungsi Rohingya yang semakin hari semakin banyak dan tersebar di beberapa daerah di Aceh.

“Namun dalam perjalanannya ada kondisi yang dipertimbangkan kembali, maka opsi itu tidak lagi ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Jadi, kata Faisal, kepada semua pihak tidak perlu khawatir yang berlebihan karena rencana penempatan tersebut tidak ada keputusan final.

Lalu, ketika ditanya Pewarta Dialeksis.com, apakah perlu aparat penegak hukum menelusuri sang provokator yang menyebarkan informasi bahwa Rohingya tetap akan ditempatkan di Gayo Lues, Faisal langsung merespons perlu untuk diluruskan.

“Hingga saat ini belum ada lagi pembahasan untuk menindaklanjuti ide tersebut,” ujarnya.

Faisal juga menjelaskan, semua keputusan itu ada di tangan Pemerintah Provinsi dan Daerah. Jika pemerintah belum resmi menyatakan pernyataannya maka media pun jangan mengutip.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya Dari penelusuran media ini, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues tidak pernah membuat pernyataan resmi terkait menerima pengungsi Rohingya.

Adapun informasi yang beredar yang mengatakan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyetujui, bukan pernyataan resmi dari Pemerintah Gayo Lues , melainkan tulisan yang beredar tidak memiliki sumber yang jelas.

Kenapa kita gaduh? Sementara Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga tidak pernah mempublikasikan di akun media sosial resminya seperti Akun resmi Facebook Protokoler dan Diskominfo, termasuk website Resmi Pemda, bahwa Pemda menerima pengungsi Rohingya, coba cek faktanya.

Jangankan terkait hal urgensi masalah Rohingya, masalah acara potong pita saja Pemda mempublikasikan di akun media sosial resminya, apalagi masalah Rohingya, tapi kenyataannya memang tidak ada.

Silahkan buka akun Facebook Protokoler Gayo Lues dan Diskominfo Gayo, termasuk website Resmi Pemda Gayo Lues, tidak ada satupun yang menginformasikan terkait hal yang berbau Rohingya, mari cek bersama sebelum terbawa suasana kisruh akibat informasi yang tak jelas?

Hal ini bisa dikatakan bahwa, telah terjadi disinformasi (Informasi tak bertuan) di tengah-tengah masyarakat Gayo Lues yang telah membuat suasana gaduh.

Dari penelusuran media ini dilapangan, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues hanya sedang melakukan rapat tertutup vicon bersama Gubernur, Polda, dan pejabat lainnya terkait isu Rohingya. Dalam rapat itu, hadir juga sejumlah Forkompinda.

Itu saja, setelah itu tidak ada membuat pernyataan resmi apapun terkait setuju atau tidaknya. Masih dalam pembahasan, wajar dibahas, karena seperti kita ketahui bersama, soal pengungsi Rohingya pembahasannya sudah ranah internasional, yang kebetulan keberadaannya sekarang di Aceh, wajar dibicarakan di setiap Kabupaten/Kota di Aceh.

Tapi sudah jelas, belum ada keputusan apapun, dan tidak ada pertanyaan resmi apapun, kalau seandainya pun nantinya akan dilakukan pembahasan setuju atau tidaknya pasti Pemda menghadirkan semua unsur Pemerintahan dan stokholder lainnya.

Lalu membuat press release (Berita resmi) yang akan dilempar ke Publik melalui media resmi Pemda Gayo Lues, seperti biasanya.

Sekarang lihat akibat kita terlalu cepat menerima informasi tanpa saringan, banyak terjadi kegaduhan dan mohon maaf bahkan ada yang rasis terhadap orang Rohingya. Sedih.

Kalau tolak ya tolak saja, kenapa harus tuding pihak lain, ini, itu, dan yang lebih sadis ada bilang mereka dekil, hitam, dan rakus, ini rasis, dan penulis merasa tersinggung, sebenarnya yang di hina Rohingya atau sedang nyindir penulis? Hehe

Satu lagi kalau memang benar ada pernyataan resmi di media Pemda Gayo Lues bahwa mereka menerima Rohingya, kita siap ikut demo menolak Rohingya.

(TIM MEDIA)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Mahasiswa Ilmu Komunikasi USK Sukses Gelar Aksi Sosial “Sigap Darurat”, Bekali Siswa MIS Lamgugob Kartu Darurat
YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru