slot preparation.lsrs.lu

Survei SMRC: Deklarasi Anies-Muhaimin Belum Beri Dampak Positif bagi Partai Pendukung di Jatim

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 8 Oktober 2023 - 02:45 WIB

50516 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) hari Kamis (5/10) merilis temuan terbarunya terkait dampak deklarasi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden yakni Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar terhadap perolehan suara partai-partai pendukungnya di Jawa Timur. Hasil survei itu menunjukkan belum ada efek positif perolehan suara partai-partai pendukung Anies-Muhaimin di Jawa Timur.Pendiri SMRC, Saiful Mujani, mengatakan pascadeklarasi itu partai pendukung Anies-Muhaimin di Jawa Timur seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya mendapatkan suara 17,8 persen. Sementara Nasdem 3,5 persen, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) satu persen. Perolehan suara partai-partai tersebut di bawah hasil Pemilu 2019.

“Deklarasi Anies-Muhaimin di Jawa Timur itu tidak punya efek ekor jas terhadap partai politik yang mendukung mereka,” kata Saiful dalam rilisnya, Kamis (5/10).

Para pendukung Pasangan Capres-Cawapres RI Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar memadati lapangan Jalak Harupat kab Bandung, 1 Oktober 2023.(Twitter/aniesbaswedan)
Para pendukung Pasangan Capres-Cawapres RI Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar memadati lapangan Jalak Harupat kab Bandung, 1 Oktober 2023.(Twitter/aniesbaswedan)

Menurut Saiful selama ini PKB memiliki basis di Jawa Timur, jadi semestinya efek pertama dari deklarasi itu akan terlihat di provinsi itu. Namun deklarasi itu belum memberikan efek positif terhadap PKB dan partai-partai politik pendukung Anies-Muhaimin di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau deklarasi semacam itu di mana ketua umumnya menjadi calon wakil presiden, diharapkan ada efek ekor jas karena tokoh utamanya yang menjadi populer dan berharap akan memperkuat PKB,” ujar Saiful.

Bukan hanya itu, penurunan perolehan suara juga dialami oleh NasDem yang merupakan partai pendukung Anies-Muhaimin. Dalam survei itu NasDem hanya mendapatkan perolehan suara sekitar 3,5 persen di Jawa Timur. Saiful menduga kemungkinan sebagian suara pemilih NasDem tersebut menunda untuk menentukan pilihannya pascadeklarasi Anies-Muhaimin.

Capres RI Anies Baswedan menyapa para pendukungnya yang memadati lapangan Jalak Harupat kab Bandung, 1 Oktober 2023.(Twitter/aniesbaswedan)
Capres RI Anies Baswedan menyapa para pendukungnya yang memadati lapangan Jalak Harupat kab Bandung, 1 Oktober 2023.(Twitter/aniesbaswedan)

“Ada perbedaan signifikan pada Partai NasDem. Mungkin hasil dari Partai NasDem di Pemilu 2019 untuk sementara bisa jadi mengatakan belum menentukan pilihan,” ucapnya.

Survei SMRC itu dilakukan pada 2-11 September 2023 terhadap 150 responden secara wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan toleransi kesalahan 8,2 persen.

Pengamat: Tunggu Muncul Pasangan Capres-Cawapres Lain Untuk Lihat Dampak Menyeluruh

Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Firman Noor mengatakan efek positif yang ditimbulkan terhadap partai-partai pendukung pascadeklarasi baru bisa diamati setelah munculnya nama pasangan lain yang bakal maju di Pilpres 2024.

“Terkait dengan partai saya kira ini masih jauh, karena kita harus mempertimbangkan juga pasangan-pasangan lain baru bisa mengamati kira-kira efek apa yang terjadi,” katanya kepada VOA.

Firman juga menilai setiap pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden yang mendeklarasikan untuk maju dalam kontestasi pilpres belum tentu memberikan efek signifikan bagi partai-partai politik pendukungnya.

“Walaupun belajar dari apa yang terjadi pada tahun 2019, efek ekor jas itu tidak signifikan sebenarnya. Ada tapi tidak signifikan. Beberapa partai pendukung malah mengalami penurunan suara. Ada yang stagnan. Ada yang naik tipis,” ujarnya.

Kendati demikian, pasangan Anies-Muhaimin tetap berpotensi memberikan efek positif bagi partai pendukungnya termasuk di wilayah Jawa Timur. Apalagi sosok Muhaimin dinilai memiliki pendukung yang fanatik di Jawa Timur dan bakal memberikan efek ekor jas bagi partai pendukungnya.

“Muhaimin juga aktif di akar rumput dan memiliki pendukung fanatik mengingat dia sudah lama berkuasa di partai itu. Sehingga mudah saja untuk menggerakkan partai ini,” pungkas Firman.[aa/em]/

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Skenario Politik 2029: Dinamika di Lingkaran Jokowi dan Prabowo
Manuver Politik di Tengah Pusaran Kasus, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar
Pilih Berpidato Tanpa Teks, Presiden Prabowo Mengaku Abaikan Rekomendasi Pakar
Prabowo Subianto Tebar Janji Pendidikan Gratis dan Senggol Praktik Korupsi di HUT PAN
PAN Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen, Tegaskan Risiko Suara Rakyat Terbuang
Kemenkum Aceh Resmi Tetapkan Kepengurusan Baru DPP Partai Nusantara Aceh Periode 2026-2031
Dinamika Politik 2029: Poros Kekuasaan Mulai Bergerak di Tengah Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru