Prof. Dr. Darni M. Daud Bincang-bincang dengan Wartawan, Komit Ingin Majukan Ekonomi Aceh

ADMIN

- Redaksi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:10 WIB

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

baranewsaceh.co Banda Aceh – Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) dan Bakal Calon (Balon) Gubernur Aceh, Prof. Dr. H. Darni M. Daud, menyatakan bahwa persoalan kemiskinan di Aceh masih memerlukan pembenahan serius oleh orang-orang yang memiliki kapasitas. Dalam konferensi pers yang digelar di 3 in 1 Coffee, Banda Aceh, pada Sabtu, 13 Juli 2024, Darni menegaskan bahwa program pembangunan di Aceh selama ini tidak berdasarkan kajian dan amatan valid, melainkan hanya berasaskan kepentingan terbatas yang tidak menyentuh masyarakat luas.

“Saya ingin berbuat sesuatu untuk membangun Aceh. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, tapi perlu dukungan dan kerjasama bersama-sama,” tegas Darni di hadapan berbagai lapisan wartawan. Menurutnya, untuk memberantas kemiskinan, diperlukan penciptaan sentra ekonomi baru dan ketersediaan lapangan kerja, sehingga UMKM bisa tumbuh dan berefek pada perbaikan kualitas hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Darni menyebutkan, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sebagai strategi membangun Aceh. Hal paling utama adalah kepemimpinan yang loyal, manajemen yang krisis, serta penghargaan terhadap ilmu pengetahuan. Ia menekankan bahwa pemimpin di semua level, mulai dari desa hingga tingkat provinsi, harus memiliki kapasitas yang memadai untuk memimpin.

Dalam rangka maju sebagai calon gubernur, Darni telah mendaftarkan diri ke tujuh partai politik, baik partai lokal maupun partai nasional. Dengan visi dan misi yang kuat, Darni berkomitmen untuk membangun Aceh melalui kolaborasi dengan semua pihak baik lokal maupun nasional.

Sebagai lulusan S3 dari Oregon State University, Corvallis, USA, Darni memiliki pandangan bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuan adalah kunci untuk memajukan Aceh. Ia berencana untuk sering mengadakan kegiatan seperti ngopi bareng dengan masyarakat dan tokoh-tokoh lokal untuk mendiskusikan berbagai isu pembangunan.

Darni juga menegaskan pentingnya menciptakan sinergi antara 23 kabupaten dan kota di Aceh. Ia ingin memastikan bahwa semua kabupaten dan kota diintegrasikan dalam satu kesatuan pembangunan yang holistik dan berkelanjutan. “Kita harus menciptakan sinergi di antara 23 kabupaten/kota agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan terkoordinasi,” ujarnya.

Dalam wawancara tersebut, Darni juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, tanpa partisipasi aktif dari masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan dengan efektif. “Masyarakat harus dilibatkan dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” katanya.

Darni percaya bahwa dengan kolaborasi dan sinergi, Aceh bisa mencapai kemajuan yang signifikan. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama bekerja keras demi masa depan Aceh yang lebih baik. “Kita harus bersatu dan bekerja keras untuk membawa Aceh keluar dari kemiskinan dan ketertinggalan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Darni juga mengungkapkan beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan jika terpilih sebagai gubernur. Salah satu program tersebut adalah peningkatan kualitas pendidikan di Aceh. “Pendidikan adalah fondasi utama untuk pembangunan. Kita harus memastikan bahwa anak-anak Aceh mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, Darni juga berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur di Aceh. Menurutnya, infrastruktur yang baik adalah salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. “Kita akan fokus pada pembangunan infrastruktur yang memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Darni.

Sebagai penutup, Darni menegaskan bahwa dirinya siap bekerja keras dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk membangun Aceh. “Saya siap untuk bekerja keras dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk membangun Aceh yang lebih baik,” pungkasnya. Dengan dukungan yang kuat dari berbagai kalangan, Darni optimis bahwa Aceh bisa mencapai kemajuan yang diharapkan.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh, Nama M. Taufik Muncul sebagai Calon Plt
Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Korban Dirawat di Rumah Sakit
DPD RI Dorong Penyelesaian Polemik Bendera Aceh antara Pemerintah Pusat dan Daerah
Dugaan Hilangnya Tengku Ilyas Tokoh dalam Orasi di Banda Aceh Memicu Sorotan Publik
Tiga Perkara Kericuhan Damai Aceh Mulai Ditangani Polda, Publik Tunggu Transparansi Penanganan
Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh
Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh
Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Peralatan Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kubu Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Berita Terbaru