HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Maulid Nabi Aceh Timur Viral, TNI Lakukan Penertiban di Tengah Minimnya Penjelasan Resmi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 20:09 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR |  Sebuah video penertiban pengibaran bendera Bulan Bintang di acara Maulid Nabi, Desa Alue Meunasah, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, menarik perhatian publik dan viral di media sosial pada Rabu (9/9/2026). Dalam rekaman amatir yang diunggah akun TikTok @Putrianjani141203, tampak jelas sejumlah personel TNI memasuki lokasi kegiatan keagamaan dan menurunkan bendera yang berkibar di tengah kerumunan warga.

Aksi cepat aparat tersebut menimbulkan beragam reaksi di tengah masyarakat. Belum ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab mengibarkan bendera, maupun motif di balik pengibaran simbol yang identik dengan kelompok tertentu ini tepat pada peringatan Maulid Nabi. Video penertiban ini segera menuai berbagai komentar warganet, baik yang menyoroti sensitivitas penggunaan simbol politik di acara agama, maupun yang mendukung tegas langkah aparat demi menjaga kedaulatan lambang negara sesuai aturan hukum.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum satupun pejabat Kodim 0104/Aceh Timur maupun Polres Aceh Timur memberikan pernyataan terbuka soal kronologi, penanganan, dan tindak lanjut dari peristiwa ini. Ketidakjelasan posisi hukum dan respons otoritas memperbesar ruang spekulasi serta perdebatan publik di Aceh maupun nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat melalui berbagai platform meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan segera memberikan penjelasan resmi agar polemik pengibaran bendera tidak berkembang liar dan memicu ketegangan baru terkait penegakan peraturan di wilayah yang masih sarat simbol dan sejarah politik ini. Kejelasan dan transparansi dari otoritas dinilai penting untuk memastikan penanganan peristiwa berjalan sesuai ketentuan hukum, sekaligus menjadi pelajaran agar simbol-simbol non-negara tidak digunakan sembarangan di ruang publik, terlebih dalam momentum keagamaan yang sakral. (*)

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Landa Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Aceh Timur, Petugas Damkar Masih Berjibaku
Tokoh Pemerhati Sosial Aceh Timur, Minta SPPG Tetap Harus Dipertahankan Dengan Perbaikan Kualitas Kelayakan
Sengketa Lahan di Aceh Timur: Dugaan Ilegalitas PT CGU Ancam Ruang Hidup Warga
JANGAN BERMIMPI!” 10 Bulan Pascabanjir, Jalan Idi Tunong–Banda Alam Belum Juga Diperbaiki
Ribuan Warga Aceh Timur Kembali Ramaikan Jalan Sehat Gembira Medco E&P Malaka
Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk
Polsek Banda Alam Dampingi Penyaluran Bantuan Kursi Roda Dan Sembako Untuk Warga Disabilitas
Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:02 WIB

Banjir Bandang Landa Aceh Tenggara, 11 Desa di 5 Kecamatan Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 04:03 WIB

Duka di Tanah Gayo: Longsor Terjang Aceh Tengah, Satu Warga Tewas

Senin, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Kegiatan Masa Ta’aruf dan Baitul Arqam Mahasiswa Baru UMMAH

Senin, 14 September 2026 - 04:07 WIB

Sungai Kali Bulan Meluap, Puluhan Rumah di Aceh Tenggara Terendam Air Lumpur

Senin, 14 September 2026 - 03:54 WIB

Longsor di Aceh Tengah, Satu Warga Tewas dan 13 Orang Terluka Usai Arisan Keluarga

Senin, 14 September 2026 - 03:38 WIB

Tanah Longsor di Aceh Tengah, Satu Anak Meninggal dan Puluhan Warga Mengungsi

Senin, 14 September 2026 - 02:49 WIB

Dua Rumah di Aceh Tenggara Hangus Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 01:46 WIB

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Pentingnya Tertib Lalu Lintas kepada Anak Usia Dini

Berita Terbaru