slot preparation.lsrs.lu

Jamaluddin Idham Tinjau Jalan Nasional Meulaboh–Medan, Dorong Pembangunan Jalur Dua di Meureubo

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 19:51 WIB

50490 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEULABOH — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, meninjau langsung kondisi jalan nasional lintas Meulaboh–Medan di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (15/9/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperjuangkan peningkatan infrastruktur jalan nasional, khususnya pembangunan jalan dua jalur di kawasan yang selama ini dikenal memiliki kepadatan arus lalu lintas cukup tinggi.

Dalam kunjungan tersebut, Jamaluddin Idham yang merupakan Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus anggota DPR RI Dapil I Aceh, didampingi Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., serta Kepala Dinas PUPR Aceh Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokasi yang ditinjau berada di titik akhir jalan dua jalur di wilayah administrasi Gampong Langung, Kecamatan Meureubo. Kawasan tersebut dinilai strategis karena menjadi salah satu akses utama menuju Kota Meulaboh dan terdapat sejumlah aktivitas masyarakat serta perguruan tinggi.

Jamaluddin Idham mengatakan, kondisi jalan di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurutnya, pembangunan jalan dua jalur menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

“Melihat kondisi titik jalan ini, menjadi hal yang wajib kita perjuangkan agar jalan dua jalur dapat dilanjutkan. Kawasan ini juga terdapat perguruan tinggi dan aktivitas masyarakat yang cukup padat, sementara kondisi jalannya masih sempit,” ujar Jamaluddin.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sebelumnya telah mengajukan proposal permohonan peningkatan jalan nasional menjadi dua jalur kepada pemerintah pusat dan Komisi V DPR RI.

Menurut Jamaluddin, proposal tersebut telah mendapat respons positif. Apabila tidak terdapat kendala dalam proses penganggaran dan pelaksanaannya, pembangunan jalan dua jalur tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2027.

“Kita tentu berharap perjuangan ini mendapatkan dukungan semua pihak. Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menyampaikan proposal pembangunan jalan dua jalur tersebut kepada pemerintah pusat dan DPR RI.

Proposal tersebut, kata Tarmizi, juga telah dipresentasikan langsung oleh Dr. Kurdi kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 miliar.

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapat kunjungan Anggota DPR RI dari dapil kita untuk bersama-sama membantu memperjuangkan pembangunan jalan dua jalur ini. Proposal sebelumnya sudah kita sampaikan.

Mudah-mudahan dengan adanya dukungan ini semakin terbuka harapan agar pembangunan dapat segera direalisasikan,” ujar Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil.

Tarmizi menjelaskan, pembangunan jalan dua jalur yang diusulkan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer, dimulai dari kawasan Jalan Desa Langung hingga Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo.

Menurutnya, ruas jalan nasional tersebut saat ini masih berupa jalan dua arah yang hanya dipisahkan oleh marka jalan. Di sisi lain, volume kendaraan yang melintas semakin tinggi, terutama pada jam-jam sibuk.

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas kerap mengalami kepadatan, terlebih kawasan tersebut merupakan salah satu pintu masuk menuju Kota Meulaboh.

Karena itu, pembangunan jalan dua jalur dinilai bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dukungan pemerintah pusat dan DPR RI dapat mempercepat proses pembangunan sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari peningkatan infrastruktur tersebut.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat, pembangunan jalan dua jalur Meulaboh–Medan di kawasan Meureubo diharapkan dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengurai kepadatan lalu lintas serta memperkuat konektivitas wilayah pantai barat Aceh. (*)

Berita Terkait

Bupati Nagan Raya TRK Melalui Asisten I Tutup secara Resmi Festival Prestasi Santri Dayah MUQ
Pemkab Nagan Raya Luncurkan Aplikasi Simpadu Nara, Permudah Pengajuan Dana Desa untuk 222 Gampong
Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan
Sinergi Lintas Disiplin: Dosen UTU Terapkan Vertiminaponik dan Digitalisasi Posyandu di Gampong Pasi Pinang
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif
Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas, Pemkab Nagan Raya Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:37 WIB

dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:27 WIB

Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Berita Terbaru