Pengamat: Prabowo Berpeluang Berduet dengan Puan untuk Hadapi Gibran di Pilpres 2029

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 02:23 WIB

50705 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  |  Isu mengenai pembentukan Partai Super Tbk oleh mantan Presiden Joko Widodo tengah ramai diperbincangkan. Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, ikut memberikan komentar terhadap wacana ini.

Menurut Jerry, Partai Super Tbk kemungkinan merupakan bagian dari PSI, mengingat PSI sebelumnya juga kerap dikaitkan dengan partai besutan Jokowi. Ia menilai menarik untuk memperhatikan siapa sosok yang akan menjadi pendamping Prabowo pada Pilpres 2029, apakah itu Agus Harimurti Yudhoyono, Puan Maharani, atau Erick Thohir yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

Jerry juga menyatakan bahwa keberadaan Partai Super Tbk maupun PSI bukan isu utama, karena yang lebih penting adalah peran partai tersebut sebagai “jembatan politik” bagi Jokowi dalam mendukung putranya, Gibran Rakabuming, sebagai calon presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jokowi akan terus melakukan manuver politik demi ambisinya melihat Gibran maju dalam kontestasi nasional, salah satunya dengan tetap menjaga keterbukaan rumahnya terhadap publik sebagai bentuk pendekatan politik,” ujarnya, Kamis (24/5/2025) .

Menurut Jerry, Prabowo besar kemungkinan akan menjadi pesaing Gibran pada 2029. Beberapa partai politik diperkirakan akan turut mendukungnya, selain Projo. Golkar pun diprediksi akan bergabung, terutama jika dipimpin oleh Bahlil Lahadalia.

Jerry menambahkan bahwa Prabowo dan timnya harus menyiapkan strategi yang kuat untuk meredam potensi unjuk rasa secara persuasif, demi menjaga stabilitas elektabilitasnya menjelang pemilu.

“Dukungan dari generasi milenial, mahasiswa, buruh, dan ibu-ibu akan menjadi faktor penentu kemenangan dalam Pilpres 2029. Di sisi lain, Puan Maharani dinilai memiliki modal politik yang kuat, karena sudah dua kali menjabat Ketua DPR, merupakan putri Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan juga menjadi simbol keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di parlemen,” ujarnya.

Selain itu, PDI-P yang merupakan partainya, saat ini menguasai 108 kursi di DPR dan memiliki jumlah kepala daerah terbanyak..

“Puan telah dua kali menjabat sebagai Ketua DPR dan merupakan putri dari Presiden kelima RI, Megawati. Ia juga menjadi representasi 30 persen keterwakilan perempuan. Selain itu, partainya saat ini menguasai DPR dengan jumlah 108 kursi, yang tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi Prabowo. PDIP juga tercatat memiliki jumlah kepala daerah terbanyak yang terpilih, yaitu sebanyak 177 orang,” jelasnya. (RED)

Berita Terkait

Putusan MK 128 memperkuat demokrasi Inkulsif dan representatif politik Perempuan.
Rijaludin Gelar Silaturrahmi Relawan Jelang Lebaran
Gerindra Aceh Buka Puasa Bersama Korban Banjir Pidie Jaya, Fadhlullah Serahkan Santunan Anak Yatim
PKS Bener Meriah Klaim Salurkan 15 Ton Beras untuk Korban Bencana
Hj. Siti Ramazan Terpilih Jadi Ketua Partai PAN Aceh Barat Lima Tahun Kedepan
Haji Irmawan dan Transformasi PKB Aceh Menjadi Kekuatan Politik yang Diperhitungkan
PDIP Soroti Otoritarian Populis hingga Krisis Hukum, Inilah 8 Tantangan Nasional
Kahar Partai Golkar Lampung Riza Mirhardi Terima Laporan Peserta Diklat Satgas Nasional Dari Ketua PD AMPG Darlian Pone

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru