slot preparation.lsrs.lu

PEMKAB Nagan Raya Hidupkan Kembali Sawah Terlantar, Harapan Baru Petani Blang Baro Rambong 

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 11:35 WIB

50319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue — Harapan masyarakat Gampong Blang Baro Rambong, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, untuk kembali mengolah lahan persawahan yang selama bertahun-tahun terlantar mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen mengembalikan fungsi lahan tersebut agar kembali produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Komitmen itu disampaikan Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Marzuki, S.E., dalam kegiatan Rembuk Tani bersama tokoh masyarakat, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kelompok tani, serta unsur TNI dari Danki TP 856 di Masjid Gampong Blang Baro Rambong, Senin malam (7/9/2026).

Marzuki mengatakan, pertemuan tersebut membahas kesiapan masyarakat dalam menerima dan mendukung program rehabilitasi sawah terlantar yang direncanakan bersumber dari APBN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita hidupkan kembali sawah yang telah lama terlantar. Dengan kembali ke sawah, kita bukan hanya mengejar hasil panen, tetapi juga menghidupkan kembali keberkahan, nilai religius, dan warisan perjuangan orang tua kita,” ujar Marzuki.

Salah satu areal persawahan milik masyarakat di Gampong Blang Baro Rambong direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan rehabilitasi. Program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengembalikan lahan tidur menjadi areal pertanian yang produktif.

Menurut Marzuki, pemanfaatan kembali lahan terlantar akan meningkatkan luas tanam, produksi padi, membuka peluang kerja, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Ia juga mengajak masyarakat mengenang perjuangan para leluhur yang dahulu bersusah payah mencetak sawah sebagai sumber kehidupan keluarga.

“Watee sigo-go ta troen u blang, tanyo teingat penulang ureung tuha ngen ka hanale. Insya Allah ta sama-sama kirem Al-Fatihah keu gopnyan.”

Marzuki menambahkan, aktifnya kembali lahan persawahan diharapkan turut menghidupkan tradisi masyarakat Aceh seperti khanduri blang, gotong royong, serta doa bersama sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.

Masyarakat Sambut Positif

Tokoh masyarakat Gampong Blang Baro Rambong, Ibnu Amin, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mendukung penuh program rehabilitasi sawah ini. Semoga segera terealisasi sehingga sawah yang lama terlantar akibat bencana alam dapat kembali menjadi sumber penghidupan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan masyarakat siap bergotong royong menjaga dan mengelola kembali lahan persawahan demi masa depan pertanian gampong.

Rembuk tani tersebut menjadi awal tumbuhnya semangat baru bagi masyarakat Blang Baro Rambong. Sawah yang selama ini terbengkalai diharapkan kembali menghijau, aktivitas petani kembali bergeliat, dan perekonomian desa kembali hidup.

Dari sawah yang terlantar, tumbuh harapan baru. Dari kebersamaan, lahir kekuatan untuk membangun pertanian dan kesejahteraan masyarakat Nagan Raya. (*)

Berita Terkait

Pemkab Nagan Raya Luncurkan Aplikasi Simpadu Nara, Permudah Pengajuan Dana Desa untuk 222 Gampong
Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama
Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan
Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru