Pemkab Gayo Lues Gelar Pasar Murah, Redam Gejolak Harga Beras

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 17:23 WIB

50815 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, Baranews  | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menggandeng Pemerintah Provinsi Aceh dalam upaya meredam lonjakan harga pangan, khususnya beras, yang terus melambung dalam beberapa pekan terakhir. Salah satu intervensi yang dilakukan adalah menggelar pasar murah di halaman Bale Musara, Senin, 4 Agustus 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari program **Gerakan Pangan Murah** yang dicanangkan Dinas Pangan Aceh sebagai strategi stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus pengendalian inflasi. “Kita tak bisa membiarkan masyarakat didera harga yang makin tak terkendali. Pemerintah harus hadir,” kata drh. H. Ibnu Hafit, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Gayo Lues.

Pantauan di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme warga. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual seharga Rp60.000 per 5 kilogram—lebih murah dari harga pasar. Komoditas lain seperti telur dijual Rp42.000 per papan, minyak goreng Rp35.000 per 2 liter, dan gula pasir Rp28.000 per 2 kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ibnu Hafit, Gayo Lues menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota di Aceh yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan pasar murah. “Dua hari sebelumnya, Dinas Perdagangan Aceh juga telah melaksanakan operasi pasar. Ini rangkaian yang saling melengkapi,” ujarnya.

Tak hanya di kota, kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilakukan di Kecamatan Dabun Gelang, dengan volume distribusi mencapai lima ton beras. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan kegiatan ini secara bertahap di seluruh kecamatan, dengan mengintegrasikan program dengan penyaluran bantuan pangan gratis bagi warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

Dinas Pangan Aceh, melalui Kepala Bidang Distribusi Yuni Saputri, STP., MT, mendesak Bulog agar mempercepat distribusi beras SPHP ke seluruh wilayah Gayo Lues. “Saya minta Bulog dan Dinas Pangan Gayo Lues memperluas jangkauan. Jangan biarkan distribusi terhambat. Kita butuh langkah cepat,” tegasnya.

Dalam operasi kali ini, Dinas Pangan Aceh menggelontorkan sedikitnya 4 ton beras, 1.340 liter minyak goreng, 1.340 kilogram gula pasir, dan 660 papan telur. Seluruh komoditas disubsidi oleh pemerintah agar dapat dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, H. Jata, SE., MM, menegaskan bahwa intervensi ini bukan soal besar kecil jumlah bantuan, tetapi soal kehadiran negara di tengah tekanan hidup rakyat. “Kami tahu masyarakat menjerit. Kami tidak akan diam. Ini bentuk tanggung jawab pemerintah daerah,” ujarnya.

Kenaikan harga bahan pokok, terutama beras, menjadi tantangan serius di berbagai daerah di Aceh. Di tengah keterbatasan fiskal dan distribusi, pemerintah mencoba menambal celah dengan kebijakan darurat seperti pasar murah.

Langkah-langkah lanjutan tengah dipersiapkan, termasuk koordinasi lintas instansi serta pemetaan kecamatan prioritas distribusi. Pemerintah juga berupaya menjaga agar program pasar murah tidak berhenti pada kegiatan simbolik, melainkan menjadi mekanisme reguler dalam menghadapi krisis pangan dan gejolak harga. (ABDIANSYAH)

 

Berita Terkait

Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan
LIRA Desak Hukum Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Gayo Lues, Sawah Jadi Ladang Pungli
Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81
LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi
LIRA Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Ratusan Juta pada 32 Kelompok Tani di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Salurkan 148 Kasur Bantuan BNPB untuk Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Pining
Jelang HUT Ke-81 RI, Drumband SMA Negeri Seribu Bukit Blangpegayon Intensif Berlatih
PLN Blangkejeren Jelaskan Penyebab Listrik Padam Saat Magrib dan Subuh, Akibat Defisit Daya

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru