slot preparation.lsrs.lu

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengaku tidak pernah melakukan rekonstruksi wajah sejak 1985 hingga sekarang. Penegasan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan jaksa dalam sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Pertanyaan tersebut diajukan jaksa setelah dalam persidangan sebelumnya muncul pembahasan mengenai struktur wajah, bentuk rahang, susunan gigi, hingga tulang hidung Jokowi. Jaksa kemudian meminta penegasan apakah Jokowi pernah menjalani rekonstruksi wajah untuk mengubah penampilannya.

“Izin melanjutkan, Yang Mulia. Terhadap Saksi ditanyakan, terhadap Terdakwa tadi kan membahas mengenai struktur wajah, gigi tulang, panjang tulang hidung, susunan gusi dan gigi, bentuk rahang, dan sebagainya. Ditanyakan kepada Saksi, apakah pernah melakukan rekonstruksi wajah dari semenjak tahun 85 hingga saat ini?” tanya jaksa di ruang sidang yang digelar pada Kamis, 5 November 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi dengan tegas menyatakan tidak pernah melakukan rekonstruksi wajah. Ia mengaku penampilannya sejak dahulu hingga sekarang tidak mengalami perubahan seperti yang dipersoalkan pihak terdakwa.

“Tidak pernah, Yang Mulia. Wajah saya dari dulu sampai sekarang juga seperti ini,” jawab Jokowi.

Jokowi bahkan menambahkan dirinya tidak pernah menggunakan tata rias untuk mengubah penampilan wajah.

“Nggak pernah make up juga,” imbuhnya.

Dalam persidangan yang sama, jaksa juga menanyakan sejumlah foto yang ditampilkan kepada Jokowi, salah satunya foto yang disebut-sebut sebagai Dumatno Budi Utomo. Jaksa meminta konfirmasi apakah foto tersebut merupakan sosok bernama Dumatno, namun Jokowi membantah dan menegaskan foto yang dimaksud bukan Dumatno.

“Bukan. Tidak Yang Mulia. Untuk apa saya masang fotonya Dumatno,” jawab Jokowi.

Jokowi sebelumnya menjelaskan Dumatno Budi Utomo merupakan sepupu jauhnya. (*)

Berita Terkait

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo
dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat
Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, Satu Tersangka Sakit Pascastroke
Debat Panas Warnai Sidang Kasus Ijazah, Tim Hukum Terdakwa Bersitegang dengan Jaksa
Skandal Penyadapan Ilegal di Lingkaran Istana: Pengkhianatan Jabatan yang Ancam Stabilitas Negara

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:37 WIB

dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 02:21 WIB

Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, Satu Tersangka Sakit Pascastroke

Jumat, 6 November 2026 - 02:08 WIB

Debat Panas Warnai Sidang Kasus Ijazah, Tim Hukum Terdakwa Bersitegang dengan Jaksa

Jumat, 6 November 2026 - 02:04 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal di Lingkaran Istana: Pengkhianatan Jabatan yang Ancam Stabilitas Negara

Berita Terbaru

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (tengah) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya saat menjadi saksi sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baiknya terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Presiden ke-7 RI Joko Widodo dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd/nym.

HUKUM & KRIMINAL

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 Nov 2026 - 02:41 WIB