Objek wisata Take Lawe Dari Tanah Kluet Timur Aceh Selatan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 05:10 WIB

507,325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SELATAN | Aceh Selatan salah satu Kabupaten yang menyimpan banyak panorama objek wisata yang begitu memukau apabila wisawatan berkunjung ke Aceh Selatan, diantaranya pemandian Take Lawe, salah satu tempat yang wajib untuk di kunjungi oleh para wisatawan agar bisa merasakan kesejukan Air yang mengalir dari pegunungan.

Take Lawe begitu lah masyarakat Lawe Sawah menyebutnya, merupakan air yang mengalir dari pegunungan yang mengalir deras ke hulu sungai, Lawe sawah, kecamatan Kluet Timur, kabupaten Aceh Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wisata take Lawe begitu luar biasa karena air sungai yang sejuk serta pemandangan yang begitu asri karena lokasinya berada di tengah perkebunan masyarakat setempat, sehingga membuat pemandangan take Lawe sangat begitu menarik.

Jarak tempuh dari Tapaktuan ke tempat Objek wisata Take Lawe sendiri berkisar lebih kurang 1 jam atau dengan jarak tempuh 49,5 km.

Rekreasi yang wajib di kunjungi bagi wisatawan luar daerah agar bisa berkunjung ke tempat ini, karena menyajikan pemandangan di tengah tengah perkebunan masyarakat serta air yang mengalir dari pengunungan membuat mata terhipnotis di buat nya.

Menurut penuturan masyarakat sekitar objek wisata Take Lawe Sawah kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan ini perlunya ada turun tangan bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan agar masyarakat yang berkunjung lebih banyak lagi yang kemari untuk menikmati keindahan alam di tengah perkebunan masyarakat setempat serta mandi di take Lawe ini. Ujar Rustam

Objek wisata Take Lawe di tanah Kluet Timur Aceh Selatan ini wajib di kunjungi untuk melepaskan waktu sore hari bersama Anak-Anak, keluarga maupun kerabat lainnya dan harus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya adat istiadat masyarakat setempat agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari.

Oleh: Syahrul Amin, S.Sos

Berita Terkait

Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan
Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal
Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GerPALA Desak Audit Kepatuhan KSU Tiega Manggies dan PT PSU, Dugaan Tunggakan Pajak Jadi Sorotan
KP2AS Desak Reformasi Jasa Medis RSUD Yulidin Away, Soroti Kinerja Pelayanan hingga Skema Insentif
Gandeng APRI, Bupati Aceh Selatan Komit Usulkan WPR Tahun 2026
Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) Resmi Terima SK dari Pemkab Aceh Selatan, Siap Bangkit dan Perkuat Peran Mahasiswa
Tonicko Anggara: Menang API Award Bukan Jaminan Pariwisata Berkualitas

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:40 WIB

KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:18 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru